Sandiaga Uno Sebut Kontribusi UMKM di Tengah Pandemi Tembus 9 Ribu Triliun
Sabtu, 20 November 2021 - 14:30 WIB
loading...
A
A
A
Dalam webinar yang dipandu oleh Station Manager MNC Trijaya Bandung, Aldian Norman itu, Sandiaga juga mengatakan bahwa dalam rangka mendorong perkembangan UMKM, Kemenparekraf memiliki sejumlah program strategis, di antaranya peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan dan pendampingan.
"Kita tingkatkan kualitas produk dan jasa, kita lakukan promosi dengan gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, hingga meningkatkan akses sumber pembiayaan melalui perbankan hingga fintech," paparnya.
Sandiaga berharap, para pelaku UMKM pun beradaptasi dan memanfaatkan teknologi digital, agar menghasilkan inovasi untuk menghadirkan peningkatan omzet dan penghasilan. Terlebih, kata Sandiaga, berdasarkan hasil survei, sebanyak 88,1 persen pengguna internet di Indonesia berbelanja melalui e-commerce selama pandemi.
"Kita mendorong UMKM menggunakan platform digital karena hasil survei We Are Social, April 2021 lalu menunjukkan bahwa 88,1 persen pengguna internet menggunakan layanan e-commerce. Ternyata mereka di rumah menjadi pasukan jempol untuk belanja produk UMKM, khususnya ekraf, kuliner, kriya, dan fesyen," sambung Sandiaga.
Oleh karenanya, Kemenparekraf terus mendorong UMKM untuk terus memanfaatkan teknologi digital dengan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi. Dia pun berharap, program-program andalan, seperti Bangga Buatan Indonesia benar-benar bisa menjadi pengungkit dari bergeraknya kembali perekonomian Indonesia.
"Kita tingkatkan kualitas produk dan jasa, kita lakukan promosi dengan gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, hingga meningkatkan akses sumber pembiayaan melalui perbankan hingga fintech," paparnya.
Sandiaga berharap, para pelaku UMKM pun beradaptasi dan memanfaatkan teknologi digital, agar menghasilkan inovasi untuk menghadirkan peningkatan omzet dan penghasilan. Terlebih, kata Sandiaga, berdasarkan hasil survei, sebanyak 88,1 persen pengguna internet di Indonesia berbelanja melalui e-commerce selama pandemi.
"Kita mendorong UMKM menggunakan platform digital karena hasil survei We Are Social, April 2021 lalu menunjukkan bahwa 88,1 persen pengguna internet menggunakan layanan e-commerce. Ternyata mereka di rumah menjadi pasukan jempol untuk belanja produk UMKM, khususnya ekraf, kuliner, kriya, dan fesyen," sambung Sandiaga.
Oleh karenanya, Kemenparekraf terus mendorong UMKM untuk terus memanfaatkan teknologi digital dengan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi. Dia pun berharap, program-program andalan, seperti Bangga Buatan Indonesia benar-benar bisa menjadi pengungkit dari bergeraknya kembali perekonomian Indonesia.
Lihat Juga :