Sandiaga Uno Sebut Kontribusi UMKM di Tengah Pandemi Tembus 9 Ribu Triliun
Sabtu, 20 November 2021 - 14:30 WIB
loading...
Menparekraf, Sandiaga Uno saat menjadi keynote speaker dalam Webinar Indonesia UMKM Forum Road to Bandung yang digelar oleh MNC Trijaya Network, Sabtu (20/11/2021). Foto/Agung Bakti Sarasa
A
A
A
BANDUNG - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Menparekraf ) Sandiaga Uno menyebut, kontribusi UMKM di tengah pandemi COVID-19 terhadap perekonomian Indonesia menembus angka hingga 9.000 triliun.Hal itu dikatakan Sandiaga saat menjadi keynote speaker dalam acara Webinar Indonesia UMKM Forum Road to Bandung yang digelar oleh MNC Trijaya Network, Sabtu (20/11/2021).
Dalam webinar yang mengusung tema "Lejitkan Omzet saat Pandemi" itu, Sandiaga mengatakan, melandainya penyebaran COVID-19 jangan sampai memicu euforia. Sebaliknya, kata Sandiaga, kondisi tersebut harus disikapi dengan kewaspadaan. Baca juga: Buruh Demo Mogok Kerja, Apindo Bandung Barat Ancam Tidak Akan Bayar Upah
Menurutnya, dibukanya kembali destinasi wisata dan sentra ekraf menjadi secercah harapan bahwa sektor parekraf akan segera pulih dan membuka lapangan kerja. Pasalnya, sekitar 35 juta masyarakat Indonesia menggantungkan hidupnya pada sektor ini, agar perekonomian nasional kembali bangkit.
Sandiaga juga mengatakan, seiring pandemi yang terkendali, Kemenparekraf ingin mendorong UMKM bangkit dan pulih mengingat UMKM merupakan pencipta 97 persen lapangan kerja dan 62 persen penggerak ekonomi nasional dimana 70 persen pelaku UMKM bergerak di bidang parekraf.
"Kita dorong tidak hanya sekedar bertahan, tapi berkembang dan menjadi pemenang, sehingga menjadi pandemi winner. UMKM menjadi semangat kita karena ternyata di tengah pandemi kontribusinya justru meningkat, sudah sampai 9.000 triliun," ungkap Sandiaga. Baca juga: Buruh Minta UMK 2022 Naik 10%, Tuntut Plt Wali Kota Buat Kebijakan Khusus
Dalam webinar yang mengusung tema "Lejitkan Omzet saat Pandemi" itu, Sandiaga mengatakan, melandainya penyebaran COVID-19 jangan sampai memicu euforia. Sebaliknya, kata Sandiaga, kondisi tersebut harus disikapi dengan kewaspadaan. Baca juga: Buruh Demo Mogok Kerja, Apindo Bandung Barat Ancam Tidak Akan Bayar Upah
Menurutnya, dibukanya kembali destinasi wisata dan sentra ekraf menjadi secercah harapan bahwa sektor parekraf akan segera pulih dan membuka lapangan kerja. Pasalnya, sekitar 35 juta masyarakat Indonesia menggantungkan hidupnya pada sektor ini, agar perekonomian nasional kembali bangkit.
Sandiaga juga mengatakan, seiring pandemi yang terkendali, Kemenparekraf ingin mendorong UMKM bangkit dan pulih mengingat UMKM merupakan pencipta 97 persen lapangan kerja dan 62 persen penggerak ekonomi nasional dimana 70 persen pelaku UMKM bergerak di bidang parekraf.
"Kita dorong tidak hanya sekedar bertahan, tapi berkembang dan menjadi pemenang, sehingga menjadi pandemi winner. UMKM menjadi semangat kita karena ternyata di tengah pandemi kontribusinya justru meningkat, sudah sampai 9.000 triliun," ungkap Sandiaga. Baca juga: Buruh Minta UMK 2022 Naik 10%, Tuntut Plt Wali Kota Buat Kebijakan Khusus
Lihat Juga :