Isu Adanya Sabotase Kebakaran Tangki Kilang Minyak Cilacap Melukai Pekerja Pertamina
Jum'at, 19 November 2021 - 09:35 WIB
loading...
A
A
A
Anis mengatakan, faktor alam sangat besar kemungkinannya sebagai penyebab kebakaran mengingat pada saat kejadian sedang terjadi hujan yang disertai petir, namun demikian sebaiknya semua pihak menunggu hasil investigasi yang dilakukan baik oleh internal Pertamina maupun dari pihak eksternal dan aparat penegak hukum mengenai penyebab pastinya.
Lebih lanjut Anis mengapresiasi upaya pemadaman yang dilakukan tim penanggulangan bencana kebakaran tanki RU IV Cilacap. Atas kesigapan mereka, peristiwa kebakaran tak meluas dan api dapat dipadamkan pada Minggu pagi, setelah berkobar sekitar 12 jam.
"Aksi cepat tanggap ini perlu mendapat apresiasi sebagai upaya penyelamatan aset Perusahaan yang dalam hal ini PT Kilang Pertamina Indonesia (KPI) RU IV Cilacap melalui upaya keras yang terstruktur oleh management dan pekerja yang tergabung dalam tim penanggulangan kebakaran" ujarnya.
Dirinya pun menyesalkan adanya pihak-pihak yang menganggap musibah kebakaran tangki Pertalite di Cilacap merupakan sebuah kesengajaan sebagai upaya memperbesar kuota impor. Faktanya dengan adanya insiden tersebut tidak mempengaruhi operasional kilang, crude distiller tetap beroperasi normal dan belum pada kapasitas maksimum. Jadi untuk apa harus impor kalau kapasitas pengolahan di kilang masih bisa dioptimalkan?
"Kalau hanya untuk kejar kuota cukup stop aja produksi tidak perlu bakar tangki. Dan sekali lagi saya sampaikan bahwa setiap ada insiden kebakaran, Pekerja di lapangan itu amat sangat tertekan," katanya. Baca: Polda Jateng Sebut Kilatan Petir Diduga Sebabkan Kebakaran Tangki Minyak Cilacap
"Disamping harus berupaya menjaga unit operasi lain tetap beroperasi dengan aman, juga harus menghadapi berbagai situasi termasuk pemeriksaan pihak berwajib. Itu sungguh sangat melelahkan. Jadi janganlah asal menuduh, berilah sedikit empati kepada Pekerja yang berjibaku di lapangan," lanjutnya.
Lebih lanjut Anis mengapresiasi upaya pemadaman yang dilakukan tim penanggulangan bencana kebakaran tanki RU IV Cilacap. Atas kesigapan mereka, peristiwa kebakaran tak meluas dan api dapat dipadamkan pada Minggu pagi, setelah berkobar sekitar 12 jam.
"Aksi cepat tanggap ini perlu mendapat apresiasi sebagai upaya penyelamatan aset Perusahaan yang dalam hal ini PT Kilang Pertamina Indonesia (KPI) RU IV Cilacap melalui upaya keras yang terstruktur oleh management dan pekerja yang tergabung dalam tim penanggulangan kebakaran" ujarnya.
Dirinya pun menyesalkan adanya pihak-pihak yang menganggap musibah kebakaran tangki Pertalite di Cilacap merupakan sebuah kesengajaan sebagai upaya memperbesar kuota impor. Faktanya dengan adanya insiden tersebut tidak mempengaruhi operasional kilang, crude distiller tetap beroperasi normal dan belum pada kapasitas maksimum. Jadi untuk apa harus impor kalau kapasitas pengolahan di kilang masih bisa dioptimalkan?
"Kalau hanya untuk kejar kuota cukup stop aja produksi tidak perlu bakar tangki. Dan sekali lagi saya sampaikan bahwa setiap ada insiden kebakaran, Pekerja di lapangan itu amat sangat tertekan," katanya. Baca: Polda Jateng Sebut Kilatan Petir Diduga Sebabkan Kebakaran Tangki Minyak Cilacap
"Disamping harus berupaya menjaga unit operasi lain tetap beroperasi dengan aman, juga harus menghadapi berbagai situasi termasuk pemeriksaan pihak berwajib. Itu sungguh sangat melelahkan. Jadi janganlah asal menuduh, berilah sedikit empati kepada Pekerja yang berjibaku di lapangan," lanjutnya.
Lihat Juga :