Lagi, Papua Perpanjang Pembatasan Sosial Secara Ketat

Rabu, 22 April 2020 - 17:00 WIB
loading...
Lagi, Papua Perpanjang...
Seorang dokter mengecek kondisi pasien yang terinveksi positif Corona di sebuah rumah sakit. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAYAPURA - Dengan melihat kasus penyebaran virus korona atau covid-19 di Papua, pemerintan Provinsi Papua memperpanjang pembatasan sosial hingga 6 Mei 2020 mendatang.

Asisten II Bidang Kesejahteraan Rakyat, Muhamad Musaad mengatakan, hingga kini jumlah kasus covid-19 di bumi Cenderawasih telah mencapai 124 dimana sehari sebelumnya capai 119 kasus yang tersebar di 11 kabupaten dan kota.

"Perpanjangan pembatasan sosial melihat karena kasus ini semakin hari semakin meningkat. Sebelumnya statusnya adalah pembatasan sosial yang diperluas, namun saat ini statusnya menjadi pembatasan sosial yang diperluas dan di perketat," kata Musaad, Rabu, (22/4/2020) di Jayapura.

Dikatakan, penambahan kata "di perketat" dalam pembatasan sosial ini lebih kepada penutupan sejumlah swalayan dan aktivitas masyarakat di luar rumah. Termasuk juga pembatasan akses transportasi udara, laut, lintas batas, dan jalur dari satu kabupaten ke kabupaten lainnya di Papua.

"Sebelumnya, ritel-ritel di Kota Jayapura dibuka hingga pukul 18.00 WIT. Namun setelah ada perubahan status ini, maka diharapkan ritel dibuka mulai pukul 06.00 WIT hingga pukul 14.00 WIT. Jadi tidak sampai pukul 18.00 WIT," ujarnya.

Kata Musaad, pihaknya juga akan memperketat swalayan untuk mengatur jarak para pengunjung baik itu saat membeli maupun saat membayar hasil belanjaannya di kasir.

"Selama ini kami belihat bahwa belum ada ketegasan dari pihak ritel dalam mengatur jarak terhadap konsumennya. Kami juga menegaskan bahwa semua ritel harus menyediakan tempat cuci tangan dan juga mewajibkan masyarakat yang hendak berbelanja harus menggunakan masker," katanya.

Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal berharap pada akhir Mei 2020, kurva penyebaran covid-19 dapat menurun. Untuk itu, dirinya berharap ada koordinasi antara gugus satgas dengan satgas covid-19 untuk melakukan pencegahan dini.

"Koordinasi harus jalan terus. Saya berterimakasih kepada tim medis yang sudah bekerja keras hingga ada beberapa pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh. Ini sebuah langkah maju, apalagi virus ini belum ada vaksinnya," kata Klemen.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Awal Tahun 2022, Sumsel...
Awal Tahun 2022, Sumsel Diprediksi Bebas COVID-19
Kemenkumham Salurkan...
Kemenkumham Salurkan Puluhan Ribu Paket kepada Masyarakat Terdampak COVID-19
Jelang Lebaran, Kota...
Jelang Lebaran, Kota Medan Disemprot Cairan Disinfektan Skala Besar dan Masif
Cegah Virus Varian Baru...
Cegah Virus Varian Baru dari Luar Negeri, Khofifah: 3.636 Pekerja Migran Telah Kami Isolasi
Nikmati Waktu di Rumah...
Nikmati Waktu di Rumah Aja dengan Mocktail Enak dan Menyegarkan
Terkini COVID-19 di...
Terkini COVID-19 di Palembang, 48 Orang Positif Terpapar
Satu Lagi Varian Baru...
Satu Lagi Varian Baru Virus Corona Bikin Was-was Ahli Kesehatan
8 Virus yang Berpotensi...
8 Virus yang Berpotensi Menyebabkan Pandemi, Ancaman bagi Kesehatan Global
Diserang Virus Misterius,...
Diserang Virus Misterius, Warga Kazakhstan Diwajibkan Pakai Masker hingga 2025
Rekomendasi
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
Ruben Onsu Pertimbangkan...
Ruben Onsu Pertimbangkan Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah, Ini Alasannya
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Berita Terkini
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved