Bima Arya Apresiasi Kekompakan Para Kepala Daerah Tangani Covid-19
Jum'at, 05 Juni 2020 - 22:02 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi setiap langkah dari Kota Bogor, selain dikordinasikan oleh Gubernur Jabar yang kemudian pak Gubernur Jabar juga berkordinasi dengan Gubernur Jakarta. Sebab secara administratif, walau Bogor langsung dengan Jawa Barat, tapi secara integratif dan empiris Bogor itu (berkaitan) langsung juga dengan DKI Jakarta," katanya.
Sementara itu, terkait upaya kedepan dalam menghadapi new normal harus melalui penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional fase transisi tahap 2, pihaknya masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari Pemprov Jabar, dalam hal ini terkait status level kewaspadaan Kota Bogor.
"Apakah masih di level 3 atau zona kuning atau sudah bisa naik ke level 2 atau zona biru. Kalau naik perbaikan status, artinya ada ruang menerapkan kebijakan yang lebih longgar lagi. Seperti pembukaan mal mungkin bisa dilakukan secara bertahap, termasuk juga aktifitas ditempat lain seperti hotel. Tapi sekarang kami mempersiapkan semua protokol kesehatan dengan komunikasi bersama seluruh unsur warga," jelasnya.
Jadi kalau saatnya tiba dibolehkan untuk membuka, karena protokol kesehatannya sudah cukup kuat, bahkan Forkopimda juga sebelumnya sudah menyepakati maka pihaknya akan lebih fokus pada pencegahan di lingkungan tingkat paling bawah. "Kita akan fokus penguatan di wilayah RT/RW siaga. Juga untuk melakukan pengawasan dan edukasi ditempat publik, karena kita lihat ini harus terus dikuatkan menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan," tutupnya.
Sementara itu, terkait upaya kedepan dalam menghadapi new normal harus melalui penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional fase transisi tahap 2, pihaknya masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari Pemprov Jabar, dalam hal ini terkait status level kewaspadaan Kota Bogor.
"Apakah masih di level 3 atau zona kuning atau sudah bisa naik ke level 2 atau zona biru. Kalau naik perbaikan status, artinya ada ruang menerapkan kebijakan yang lebih longgar lagi. Seperti pembukaan mal mungkin bisa dilakukan secara bertahap, termasuk juga aktifitas ditempat lain seperti hotel. Tapi sekarang kami mempersiapkan semua protokol kesehatan dengan komunikasi bersama seluruh unsur warga," jelasnya.
Jadi kalau saatnya tiba dibolehkan untuk membuka, karena protokol kesehatannya sudah cukup kuat, bahkan Forkopimda juga sebelumnya sudah menyepakati maka pihaknya akan lebih fokus pada pencegahan di lingkungan tingkat paling bawah. "Kita akan fokus penguatan di wilayah RT/RW siaga. Juga untuk melakukan pengawasan dan edukasi ditempat publik, karena kita lihat ini harus terus dikuatkan menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan," tutupnya.
(mhd)
Lihat Juga :