Bima Arya Apresiasi Kekompakan Para Kepala Daerah Tangani Covid-19

Jum'at, 05 Juni 2020 - 22:02 WIB
loading...
Bima Arya Apresiasi...
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengapresiasi kekompakan para kepala daerah dalam menangani pandemi Covid-19 di Jawa Barat (Jabar), khususnya di wilayah Bogor, Depok dan Bekasi (Bodebek). Sehingga upaya sistematis yang dikoordinasikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil selama tiga bulan ini hasilnya relatif bisa dirasakan masyarakat.

"Saya pertamakali dikabari status positif Covid-19 oleh pak Gubernur, berkordinasi dengan pak Gubernur dari awal, langkah-langkah apa yang harus saya lakukan ketika menyandang status positif. Bahkan, ketika di rumah sakit saya tetap berkordinasi dan pak Gubernur sempat datang untuk menjenguk," ujarnya di Bogor, Jumat (5/6/2020).

Tak hanya itu, setelah dinyatakan sembuh dan aktif kembali, Bima Arya menyaksikan langsung bagaimana Ridwan Kamil secara aktif dan rutin mengkordinasikan para kepala daerah di Jabar berkonferensi membahas situasi terkini kasus Covid-19 melalui online. ( )

"Seminggu sekali atau dua minggu sekali disampaikan data-data scientific, diberikan sejumlah arahan tentang status masing-masing daerah dan kami juga diminta secara rutin menyampaikan hasil analisis data terkini terkait dengan Covid-19. Jadi saya melihat pak Gubernur betul-betul intens berkordinasi mengumpulkan data maupun memberikan arahan," katanya.

Terkait penanganan kasus Covid-19 di Kota Bogor, Bima Arya mengaku sejak awal pandemi, telah berbagi tugas dengan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim yang secara teknis fokus memimpin Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dengan memprioritaskan penanganan darurat. (

"Mulai dari konsolidasi dengan insan kesehatan hingga menghimpun berbagai macam bantuan dari warga. Bahkan saya melihat kekuatan utama (suksesnya penanganan Covid-19) di Jawa Barat ini adalah bagaimana semua kebijakan didasarkan pada hasil kajian ilmiah yang scientific, kemudian juga aktif mengkordinasikan semua," paparnya.

Tak hanya itu, yang membuat Bima Arya menghargai Ridwan Kamil karena sikapnya yang realistis dalam penanganan Covid-19 dengan menempatkan perspektif yang lebih luas, dalam hal ini meminta para kepala daerah sekitar Jakarta untuk berkordinasi dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"Jadi setiap langkah dari Kota Bogor, selain dikordinasikan oleh Gubernur Jabar yang kemudian pak Gubernur Jabar juga berkordinasi dengan Gubernur Jakarta. Sebab secara administratif, walau Bogor langsung dengan Jawa Barat, tapi secara integratif dan empiris Bogor itu (berkaitan) langsung juga dengan DKI Jakarta," katanya.

Sementara itu, terkait upaya kedepan dalam menghadapi new normal harus melalui penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional fase transisi tahap 2, pihaknya masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari Pemprov Jabar, dalam hal ini terkait status level kewaspadaan Kota Bogor.

"Apakah masih di level 3 atau zona kuning atau sudah bisa naik ke level 2 atau zona biru. Kalau naik perbaikan status, artinya ada ruang menerapkan kebijakan yang lebih longgar lagi. Seperti pembukaan mal mungkin bisa dilakukan secara bertahap, termasuk juga aktifitas ditempat lain seperti hotel. Tapi sekarang kami mempersiapkan semua protokol kesehatan dengan komunikasi bersama seluruh unsur warga," jelasnya.

Jadi kalau saatnya tiba dibolehkan untuk membuka, karena protokol kesehatannya sudah cukup kuat, bahkan Forkopimda juga sebelumnya sudah menyepakati maka pihaknya akan lebih fokus pada pencegahan di lingkungan tingkat paling bawah. "Kita akan fokus penguatan di wilayah RT/RW siaga. Juga untuk melakukan pengawasan dan edukasi ditempat publik, karena kita lihat ini harus terus dikuatkan menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan," tutupnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sisa 4 Pasien, RSDC...
Sisa 4 Pasien, RSDC Wisma Atlet Disiagakan hingga Maret 2023
Dinkes DKI Prediksi...
Dinkes DKI Prediksi Cepat atau Lambat Varian Omicron BF.7 Masuk Jakarta
Hanya 1 Tower di RSDC...
Hanya 1 Tower di RSDC Wisma Atlet Kemayoran yang Beroperasi, Akhir Tahun Covid-19 Berakhir?
Turun 204, Kasus Aktif...
Turun 204, Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kini 19.195
Dinkes DKI Catat 4,6...
Dinkes DKI Catat 4,6 Juta Orang Telah Divaksin Booster
Presiden Jokowi Izinkan...
Presiden Jokowi Izinkan Lepas Masker, Warga: Alhamdulillah
Kasus Covid-19 Melandai,...
Kasus Covid-19 Melandai, Dinkes DKI Tetap Galakkan 3T
Pagi Ini, Wisma Atlet...
Pagi Ini, Wisma Atlet Kemayoran Rawat 96 Pasien Covid-19
Kasus Aktif Covid-19...
Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Naik 217, Kini Mencapai 5.455
Rekomendasi
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
5 Ruas Tol Trans Sumatera...
5 Ruas Tol Trans Sumatera Digratiskan Selama Arus Balik 2025, Cek Daftarnya
Kota Kelahiran Cleopatra...
Kota Kelahiran Cleopatra Ditemukan setelah Ribuan Tahun Menghilang
Berita Terkini
Arus Balik di Cipali-Palikanci...
Arus Balik di Cipali-Palikanci dan Pantura Cirebon Ramai Lancar
4 jam yang lalu
Arus Balik Lebaran di...
Arus Balik Lebaran di Lingkar Barat Nagreg Macet Mengular hingga 5 Kilometer
4 jam yang lalu
Polisi Dibegal di Jalan...
Polisi Dibegal di Jalan Raya Inspeksi Kalimalang Bekasi, Motornya Dibawa Kabur Pelaku
4 jam yang lalu
Lerai Bentrokan Warga,...
Lerai Bentrokan Warga, Kanit Intel Polsek Wahai Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal
5 jam yang lalu
Garda Satu Apresiasi...
Garda Satu Apresiasi Kebijakan Dedi Mulyadi Hapus Tunggakan Pajak Kendaraan
5 jam yang lalu
Kabaharkam Polri Imbau...
Kabaharkam Polri Imbau Pemudik di Bakauheni Waspada di Perjalanan
6 jam yang lalu
Infografis
Sekjen NATO Meminta...
Sekjen NATO Meminta Para Anggota Bersiaplah untuk Perang
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved