Bencana Tanah Bergeser, Pemkab Bogor Akan Kaji Sukamakmur Bersama Warga
Rabu, 17 November 2021 - 09:10 WIB
loading...
A
A
A
Nantinya, tambah Iwan, jika hasil kajian menunjukkan lokasi pergeseran tanah tidak lagi aman untuk ditinggali, Pemkab Bogor akan menyiapkan langkah untuk relokasi dengan membuat hunian tetap. Rencana ini l, sedianya akan segera dirapatkan bersama para ahli pada Rabu (17/11/2021).
"Kalau tidak aman ditinggali, kita ada alternatif membuat huntap. Alhamdulillah di sini kita ada tanah Pemda. Itu di atas yang rencananya untuk SD Gunungbatu akan dikaji juga apakah bisa dijadikan huntap. Ada sekitar 5.000 meter. Nanti bisa ditukar atau bagaimana. Besok kita akan rapat," tutupnya. Baca juga: Tanah Longsor dan Banjir Bandang Kepung Bandung Barat, Puluhan Rumah Terdampak
Informasi terhimpun hingga hari ini sedikitnya ada 57 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 198 jiwa terdampak pergeseran tanah. Kebanyakan dari mereka mengungsi di gedung SDN Gununhbatu.
"Kalau tidak aman ditinggali, kita ada alternatif membuat huntap. Alhamdulillah di sini kita ada tanah Pemda. Itu di atas yang rencananya untuk SD Gunungbatu akan dikaji juga apakah bisa dijadikan huntap. Ada sekitar 5.000 meter. Nanti bisa ditukar atau bagaimana. Besok kita akan rapat," tutupnya. Baca juga: Tanah Longsor dan Banjir Bandang Kepung Bandung Barat, Puluhan Rumah Terdampak
Informasi terhimpun hingga hari ini sedikitnya ada 57 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 198 jiwa terdampak pergeseran tanah. Kebanyakan dari mereka mengungsi di gedung SDN Gununhbatu.
(mhd)
Lihat Juga :