Guru SMK di Aceh Barat yang Tewas Bersimbah Darah Ternyata Dibunu Kepala Dusun
Selasa, 16 November 2021 - 23:12 WIB
loading...
Kepala dusun di Aceh Barat pembunuh guru SMK saat digiring ke Mapolres Aceh Barat usai ditangkap. Foto: iNewsTV/Afsah
A
A
A
ACEH BARAT - Fitriani (45), Guru SMK yang ditemukan tewas bersimbah darah di belakang rumahnya di Aceh Barat, Kamis malam (4/11/2021), ternyata dibunuh oleh kepala dusun (kadus) setempat.
Tidak hanya dibunuh, harta benda Guru SMK yang tinggal di Desa Suak Timah, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat ini juga dibawa kabur pelaku.
Baca juga: Geger Guru SMK di Aceh Barat Ditemukan Tewas Mengenaskan di Belakang Rumah
Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Barat, Aceh berhasil mengungkap pelaku dan meringkusnya setelah sempat buron.
Pelaku diketahui adalah seorang kepala dusun berinisial JH. Dalam aksinya, pelaku membunuh sang guru dengan menggunakan batu seberat 30 kilogram hingga kepala korban pecah.
Baca juga: Apes! Kelelahan Usai Bersetubuh, Pemuda Ini Dibegal PSK yang Hamil 6 Bulan
“Kadus juga membawa kabur perhiasan berupa gelang dan kalung emas milik korban seberat 60 gram,” kata Kapolres Aceh Barat, AKBP Andrianto Argamuda.
Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya uang tunai senilai Rp20 Juta dari hasil penjualan emas yang direncanakan pelaku untuk membayar hutang.
Tidak hanya dibunuh, harta benda Guru SMK yang tinggal di Desa Suak Timah, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat ini juga dibawa kabur pelaku.
Baca juga: Geger Guru SMK di Aceh Barat Ditemukan Tewas Mengenaskan di Belakang Rumah
Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Barat, Aceh berhasil mengungkap pelaku dan meringkusnya setelah sempat buron.
Pelaku diketahui adalah seorang kepala dusun berinisial JH. Dalam aksinya, pelaku membunuh sang guru dengan menggunakan batu seberat 30 kilogram hingga kepala korban pecah.
Baca juga: Apes! Kelelahan Usai Bersetubuh, Pemuda Ini Dibegal PSK yang Hamil 6 Bulan
“Kadus juga membawa kabur perhiasan berupa gelang dan kalung emas milik korban seberat 60 gram,” kata Kapolres Aceh Barat, AKBP Andrianto Argamuda.
Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya uang tunai senilai Rp20 Juta dari hasil penjualan emas yang direncanakan pelaku untuk membayar hutang.
Lihat Juga :