Gawat! Pengguna Sabu di Bangka Tengah Meningkat, Polisi Ringkus 5 Tersangka dalam 2 Pekan
Selasa, 16 November 2021 - 03:01 WIB
loading...
A
A
A
Ia pun menuturkan, ke depan pihaknya akan terus melakukan penindakan terhadap kasus penyalahgunaan narkoba yang ada di Kabupaten Bangka Tengah. Baca juga: Telanjur Dipenjara 24 Tahun, Pria Ini Ternyata Tak Lakukan Pembunuhan
"Kami dari Polres Bateng akan tetap melakukan penindakan terhadap pelaku yang melakukan tindak pidana narkotika. Mohon dukungan dari rekan-rekan media dan masyarakat untuk membantu kami, minimal memberi informasi jika melihat adanya gerak-gerik yang mencurigakan, sehingga kasus narkoba di wilayah hukum Bateng ini minimal bisa berkurang atau habis," imbuhnya.
Menurut Iptu Windaris, narkoba ini mulai masuk ke Kabupaten Bangka Tengah, dimulai dari wilayah Pangkalpinang. "Kami melihat dari sudut pandang polisi, narkoba di Bangka Tengah ini sudah sangat berbahaya, karena dari hasil penyelidikan dalam kurun dua minggu rata-rata banyak yang menggunakan narkoba. Jadi, kami harapkan jangan coba-coba, sebab sanksinya berat," ucapnya.
Pihaknya juga mengimbau pimpinan daerah, kecamatan, kelurahan, warga sekitar, khususnya orang tua untuk bersama-sama mengawasi dan menjaga anak-anak ini dari narkoba. "Karena akibatnya sangat merugikan," pungkasnya.
Sementara itu, Yayan mengaku baru menggunakan narkotika jenis sabu selama beberapa bulan dan terpengaruh dari teman. "Menggunakan narkoba baru beberapa bulan, akibat pengaruh dari teman, untuk pemakaian sendiri," imbuhnya.
"Kami dari Polres Bateng akan tetap melakukan penindakan terhadap pelaku yang melakukan tindak pidana narkotika. Mohon dukungan dari rekan-rekan media dan masyarakat untuk membantu kami, minimal memberi informasi jika melihat adanya gerak-gerik yang mencurigakan, sehingga kasus narkoba di wilayah hukum Bateng ini minimal bisa berkurang atau habis," imbuhnya.
Menurut Iptu Windaris, narkoba ini mulai masuk ke Kabupaten Bangka Tengah, dimulai dari wilayah Pangkalpinang. "Kami melihat dari sudut pandang polisi, narkoba di Bangka Tengah ini sudah sangat berbahaya, karena dari hasil penyelidikan dalam kurun dua minggu rata-rata banyak yang menggunakan narkoba. Jadi, kami harapkan jangan coba-coba, sebab sanksinya berat," ucapnya.
Pihaknya juga mengimbau pimpinan daerah, kecamatan, kelurahan, warga sekitar, khususnya orang tua untuk bersama-sama mengawasi dan menjaga anak-anak ini dari narkoba. "Karena akibatnya sangat merugikan," pungkasnya.
Sementara itu, Yayan mengaku baru menggunakan narkotika jenis sabu selama beberapa bulan dan terpengaruh dari teman. "Menggunakan narkoba baru beberapa bulan, akibat pengaruh dari teman, untuk pemakaian sendiri," imbuhnya.
(don)
Lihat Juga :