Mengenal Gong Si Bolong, Legenda Kesenian Depok Media Syiar Agama Islam

Senin, 15 November 2021 - 06:05 WIB
loading...
A A A
"Tidak ada perangkat alat musik lain yang menyamai suaranya dengan perangkat musik Gong Si Bolong. Ditambah sebagai pendamping gamelan serta wayang kulit, ditambah perpaduan musik instrumen campur penyakit sinden, jadi tambah luar biasa," kata H Bagol.

Baca juga: Sejarah Warteg di Jakarta, Berawal dari Kenekatan Orang-orang Tegal Merantau ke Ibu Kota

Musik Gong Si Bolong ini dimainkan oleh banyak pemain terompet. Lagu yang dilantunkan digunakan sebagai buat penggiring permainan wayang kulit dan tari-tarian, seperti Tari Payung dan Renggong. Seiring berjalannya waktu, regenerasi dianggap perlu dilakukan agar warisan seni budaya ini tetap terjaga. Saat ini belum ada yang bisa memainkan warisan budaya ini selain generasi yang memang memegang Gong Si Bolong ini.

"Selain dari yang menjaga dan memegang alat Gong Si Bolong, dalam memainkan musik khas tidak ada yang bisa memainkannya. Karena dari dulu-dulu tidak ada yang mau regenerasi ke yang muda. Namun dalam melestarikan nilai budaya zaman saya, akan dicoba meregenerasi, diajarkan kepada anak muda sehingga ke depannya akan terus diingat sampai kapan pun Gong Si Bolong itu," tukasnya.

Saat ini ada 20 remaja sekolah SMA diajarkan bagaimana cari mempergunakan alat musik Gong Si Bolong di Sanggar Perkumpulan Gong Si Bolong. Semua perlengkapan alat musik Gong Si Bolong ditempatkan rumah Adi Suryadi di Alfira Sport Center, Jalan Raya Tanah Baru, Beji.

H Bagol mengaku senang masih ada anak muda yang mau meneruskan warisan budaya ini di tengah derasnya terpaan budaya asing. "Senang dan bangga alat musik tradisional yang sudah turun temurun beberapa generasi dan regenerasi dari cucu hingga cicit ini dapat dinobatkan sebagai kekayaan warisan budaya tak benda dan skala tingkat nasional," ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kardinal Orlando Quevedo...
Kardinal Orlando Quevedo Dianugerahi Harmony in Diversity Award Perdana
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Culture Beyond Borders...
Culture Beyond Borders Suguhkan Pertunjukan Budaya Internasional di Kota Tua Jakarta
Rekomendasi
KDKMP Bakal Jadi Pusat...
KDKMP Bakal Jadi Pusat Ekonomi Desa, Mendes: 80% Penghasilan Dikembalikan ke Masyarakat
Baru Pertama Kali Debut...
Baru Pertama Kali Debut Akting, Axelo langsung Dipercaya Jadi Pemeran Antagonis
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Berita Terkini
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
Dilaporkan ke Polres...
Dilaporkan ke Polres Jaksel, Roy Suryo Langsung Pamerkan IPK 3,86
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved