Bahayakan Warga, DPRD Desak Pemkab Kendal Perbaiki Jalan Rusak di Kecamatan Kendal
Sabtu, 13 November 2021 - 14:59 WIB
loading...
Foto: Doc. DPRD Kendal
A
A
A
KENDAL - DPRD Kendal meminta sejumlah ruas jalan kabupaten di wilayah kecamatan Kendal yang rusak parah agar dilakukan perbaikan. Selain menghambat akses warga, sejumlah ruas jalan yang berlubang dan tergenang air saat hujan dapat membahayakan pengguna jalan.
Seperti di ruas jalan menuju kelurahan Bandengan yang sempat diurug oleh warga secara swadaya. Karena menggunakan tanah urugan, kondisi jalan yang tersiram hujan menjadi berlumpur dan licin. Selain itu, kondisi jalan yang rusak parah juga terjad di Kelurahan Candiroto.
Dian Alfat, anggota DPRD Kendal Dapil 1, mengungkapkan pihaknya telah menyampaikan kepada instansi terkait agar melakukan perbaikan sementara. Sementara untuk perbaikan lebih lanjut, pihaknya telah mengusulkan anggaran di tahun 2022.
“Memang, kita bisa memahami akibat refocussing anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19, perbaikan jalan yang sudah direncanakan sebelumnya tidak dapat dilaksanakan. Tapi karena kondisinya rusak parah, agar dapat dilakukan perbaikan meski untuk sementara. Untuk perbaikan lebih lanjut, telah kita usulkan di tahun 2022,” ungkap Dian, yang juga menjabat Ketua Komisi B.
Senada, Ketua Komisi C DPRD Kendal Bintang Yuda Daneswara mengaku prihatin dengan banyaknya jalan yang rusak di wilayah Kecamatan Kendal Kota. Anggota DPRD dari fraksi PDI Perjuangan ini membeberkan, ruas jalan Kendal - TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Bandengan di anggarkan Rp 1,5 M tahun 2022 untuk dilakukan perbaikan. Sementara untuk ruas jalan Kendal - Bandengan (Jalan Laut) di anggarkan ± Rp400 juta ditahun 2022.
"Untuk Candiroto belum dianggarkan pada tahun 2022, tetapi baik Candiroto dan Bandengan agar nanti diatasi menggunakan mobiling rit terlebih dahulu, kami akan berkoordinasi dengan DPUPR," katanya.
Sementara itu, Lurah Bandengan, Sutarjo, mengatakan, Kelurahan Bandengan telah dicanangkan pemerintah dalam progam Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Namun, dalam realisasinya ke depan, progam itu tak menyentuh jalan yang rusak sebagai akses masuk ke Kelurahan Bandengan.
Seperti di ruas jalan menuju kelurahan Bandengan yang sempat diurug oleh warga secara swadaya. Karena menggunakan tanah urugan, kondisi jalan yang tersiram hujan menjadi berlumpur dan licin. Selain itu, kondisi jalan yang rusak parah juga terjad di Kelurahan Candiroto.
Dian Alfat, anggota DPRD Kendal Dapil 1, mengungkapkan pihaknya telah menyampaikan kepada instansi terkait agar melakukan perbaikan sementara. Sementara untuk perbaikan lebih lanjut, pihaknya telah mengusulkan anggaran di tahun 2022.
“Memang, kita bisa memahami akibat refocussing anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19, perbaikan jalan yang sudah direncanakan sebelumnya tidak dapat dilaksanakan. Tapi karena kondisinya rusak parah, agar dapat dilakukan perbaikan meski untuk sementara. Untuk perbaikan lebih lanjut, telah kita usulkan di tahun 2022,” ungkap Dian, yang juga menjabat Ketua Komisi B.
Senada, Ketua Komisi C DPRD Kendal Bintang Yuda Daneswara mengaku prihatin dengan banyaknya jalan yang rusak di wilayah Kecamatan Kendal Kota. Anggota DPRD dari fraksi PDI Perjuangan ini membeberkan, ruas jalan Kendal - TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Bandengan di anggarkan Rp 1,5 M tahun 2022 untuk dilakukan perbaikan. Sementara untuk ruas jalan Kendal - Bandengan (Jalan Laut) di anggarkan ± Rp400 juta ditahun 2022.
"Untuk Candiroto belum dianggarkan pada tahun 2022, tetapi baik Candiroto dan Bandengan agar nanti diatasi menggunakan mobiling rit terlebih dahulu, kami akan berkoordinasi dengan DPUPR," katanya.
Sementara itu, Lurah Bandengan, Sutarjo, mengatakan, Kelurahan Bandengan telah dicanangkan pemerintah dalam progam Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Namun, dalam realisasinya ke depan, progam itu tak menyentuh jalan yang rusak sebagai akses masuk ke Kelurahan Bandengan.
Lihat Juga :