Ahli Kesehatan Unair Bicara Cara Risma Tangani Covid-19
Jum'at, 05 Juni 2020 - 15:24 WIB
loading...
A
A
A
Dosen dan peneliti FKM Unair, Prof Dr. Sri Sumarmi S.K.M, M.Si, mengatakan, berdasarkan temuan 2.803 kasus positif, sebanyak 78 persen mendapatkan perawatan. Sebanyak 19 persen diantaranya telah dinyatakan sembuh. Tentu ini merupakan capaian yang cukup baik dari aspek prinsip dasar treatmen.
“Adapun kasus yang meninggal dunia yang mencapai 9 persen, Pemkot Surabaya perlu merilis data lebih lanjut karakteristik kasus kematiannya. Apakah ada penyakit penyerta (komorbid) yang juga diderita pasien kasus konfirmasi dan rata-rata usia yang meninggal. Hal ini penting untuk menjadi pelajaran dan bahan edukasi bagi masyarakat berbasis bukti,” jelasnya.
Guru besar ilmu kesehatan FKM Unair itu berharap, dengan pelaksanaan tes uji PCR yang masif di Kota Surabaya, Pemkot Surabaya dapat melakukan pemetaan berdasarkan ukuran informasi angka reproduksi Covid-19 per kecamatan.
“Berdasar ukuran bilangan reproduksi Covid-19 inilah Bu Risma dan Gugus Tugas Surabaya dapat menetapkan strategi pencegahan dan penanganan yang lebih tepat,” pungkas Sumarmi
“Adapun kasus yang meninggal dunia yang mencapai 9 persen, Pemkot Surabaya perlu merilis data lebih lanjut karakteristik kasus kematiannya. Apakah ada penyakit penyerta (komorbid) yang juga diderita pasien kasus konfirmasi dan rata-rata usia yang meninggal. Hal ini penting untuk menjadi pelajaran dan bahan edukasi bagi masyarakat berbasis bukti,” jelasnya.
Guru besar ilmu kesehatan FKM Unair itu berharap, dengan pelaksanaan tes uji PCR yang masif di Kota Surabaya, Pemkot Surabaya dapat melakukan pemetaan berdasarkan ukuran informasi angka reproduksi Covid-19 per kecamatan.
“Berdasar ukuran bilangan reproduksi Covid-19 inilah Bu Risma dan Gugus Tugas Surabaya dapat menetapkan strategi pencegahan dan penanganan yang lebih tepat,” pungkas Sumarmi
(msd)
Lihat Juga :