Hari Pahlawan, Ketua DPRD Kendal Dikado Tumpeng Anak Pejuang Veteran
Kamis, 11 November 2021 - 13:01 WIB
loading...
Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun, menerima potongan tumpeng tasyakuran memperingati Hari Pahlawan yang digelar PPM, PMII dan KNPI di Gedung Juang 45 Kendal, Rabu (10/11/2021)
A
A
A
KENDAL - Hari Pahlawan memiliki arti khusus bagi para keturunan veteran di Kabupaten Kendal. Puluhan anak dan cucu pejuang kemerdekaan yang tergabung dalam Pemuda Panca Marga (PPM) Markas Cabang Kabupaten Kendal menggelar tasyakuran dan refleksi memperingati Hari Pahlawan, Rabu (10/11/2021).
Ketua PPM Macab Kendal, Kharis M Mansyur, mengatakan semangat perjuangan dari pahlawan kemerdekaan perlu terus ditularkan kepada generasi muda. Menurutnya peringatan Hari Pahlawan menjadi momen yang tepat untuk menebarkan semangat para pejuang.
Sebagai putra dan cucu dari veteran, lanjutnya, PPM mengajak masyarakat Kendal untuk menggali kembali semangat dari Hari Pahlawan. Dengan cara ini, menurutnya akan tumbuh dan menguatkan kembali rasa kecintaan terhadap tanah tanah air.
“Sebagai bentuk kecintaan kami kepada Kendal, kami serahkan tumpeng ini untuk Bapak Ketua Dewan selaku wakil rakyat. Kami sebagai wadah organisasi anak dan cucu para veteran yang ada di Kabupaten Kendal mendukung penuh program pemerintah untuk membangun Kendal yang lebih baik,” ujarnya, di tengah acara tasyukuran dan refleksi memperingati Hari Pahlawan di Gedung Juang 45 Kendal.
Sementara itu, Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun, mengapresiasi kegiatan yang diprakarsai oleh PPM bersama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Menurutnya peringatan Hari Pahlawan menjadi momentum untuk mengangkat kembali semangat perjuangan pahlawan kemerdekaan.
“Saya sangat apresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh para pemuda, baik dari PPM, PMII maupun KNPI. Karena kemerdekaan bangsa ini dulunya juga atas berkat semangat perjuangan dari para pemuda. Begitu juga hari ini, Kendal akan maju kalau para pemudanya juga bergerak, tentunya dengan dilandasi rasa kecintaan terhadap tanah air,” ucap Makmun.
Lebih lanjut disampaikan, pemuda hari ini menghadapi tantangan serius di era industry 4.0 dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Menurutnya kemajuan teknologi di satu sisi memberikan dampak positif, namun di lain pihak juga dapat mengancam pudarnya nasionalisme.
Ketua PPM Macab Kendal, Kharis M Mansyur, mengatakan semangat perjuangan dari pahlawan kemerdekaan perlu terus ditularkan kepada generasi muda. Menurutnya peringatan Hari Pahlawan menjadi momen yang tepat untuk menebarkan semangat para pejuang.
Sebagai putra dan cucu dari veteran, lanjutnya, PPM mengajak masyarakat Kendal untuk menggali kembali semangat dari Hari Pahlawan. Dengan cara ini, menurutnya akan tumbuh dan menguatkan kembali rasa kecintaan terhadap tanah tanah air.
“Sebagai bentuk kecintaan kami kepada Kendal, kami serahkan tumpeng ini untuk Bapak Ketua Dewan selaku wakil rakyat. Kami sebagai wadah organisasi anak dan cucu para veteran yang ada di Kabupaten Kendal mendukung penuh program pemerintah untuk membangun Kendal yang lebih baik,” ujarnya, di tengah acara tasyukuran dan refleksi memperingati Hari Pahlawan di Gedung Juang 45 Kendal.
Sementara itu, Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun, mengapresiasi kegiatan yang diprakarsai oleh PPM bersama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Menurutnya peringatan Hari Pahlawan menjadi momentum untuk mengangkat kembali semangat perjuangan pahlawan kemerdekaan.
“Saya sangat apresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh para pemuda, baik dari PPM, PMII maupun KNPI. Karena kemerdekaan bangsa ini dulunya juga atas berkat semangat perjuangan dari para pemuda. Begitu juga hari ini, Kendal akan maju kalau para pemudanya juga bergerak, tentunya dengan dilandasi rasa kecintaan terhadap tanah air,” ucap Makmun.
Lebih lanjut disampaikan, pemuda hari ini menghadapi tantangan serius di era industry 4.0 dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Menurutnya kemajuan teknologi di satu sisi memberikan dampak positif, namun di lain pihak juga dapat mengancam pudarnya nasionalisme.
Lihat Juga :