Longsor Terjadi di Wilayah Pegunungan Battang, Akses Warga Tertutup
Senin, 08 November 2021 - 18:39 WIB
loading...
Akses warga di wilayah Pegunungan Battang, Kota Palopo tertutup tanah longsoran, Senin (8/11). Foto: SINDOnews/Chaeruddin
A
A
A
PALOPO - Hujan deras sepanjang malam pada Minggu 7 November kemarin, menyebabkan terjadinya longsor di beberapa titik wilayah pegunungan Battang, Kota Palopo.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palopo, menerima laporan sejumlah titik longsor di Battang. Namun titik longsor besar ada tiga yang menutup jalan hingga kendaraan tidak bisa melintas.
Baca juga: Pemerintah Palopo-Luwu Beri Perhatian Serius Penanganan Pascabencana
Ketua TRC BPBD Kota Palopo, Zulkifli Sukirman kepada SINDOnews menjelaskan, titik longsor awalnya hanya di kilometer 10 Kelurahan Battang pada Sabtu malam.
"TRC Palopo menerima laporan warga dan langsung bergerak ke lokasi. Upaya membuka akses jalan berhasil dilakukan. Namun ada akar pohon yang tersisa karena kekhawatiran akan terjadi longsor jika itu disingkirkan, separuh badan jalan bisa dilalui minggu besoknya," ungkap Zulkifli.
Namun demikian, hujan deras kembali mengguyur Kota Palopo pada malam Senin. Titik longsor di kilometer 10 makin parah dan menutup jalan.
"Bahkan titik longsor bertambah banyak, dan terparah kilometer 10, kilometer 9 dan kilometer 16 Kelurahan Battang. Akses jalan warga terputus. Laporan per sore ini, kendaraan roda dua sudah bisa melintas namun digotong, mobil sama sekali tidak bisa melintas," ujarnya.
Baca juga: Cuaca Ekstrem di Luwu Raya, Sawah hingga Ratusan Rumah Warga Terdampak
Hingga sore, BPBD Kota Palopo dibantu Dinas PUPR Kota Palopo, masih berada di lokasi. Membersihkan material longsor menggunakan alat berat jenis ekskavator.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palopo, menerima laporan sejumlah titik longsor di Battang. Namun titik longsor besar ada tiga yang menutup jalan hingga kendaraan tidak bisa melintas.
Baca juga: Pemerintah Palopo-Luwu Beri Perhatian Serius Penanganan Pascabencana
Ketua TRC BPBD Kota Palopo, Zulkifli Sukirman kepada SINDOnews menjelaskan, titik longsor awalnya hanya di kilometer 10 Kelurahan Battang pada Sabtu malam.
"TRC Palopo menerima laporan warga dan langsung bergerak ke lokasi. Upaya membuka akses jalan berhasil dilakukan. Namun ada akar pohon yang tersisa karena kekhawatiran akan terjadi longsor jika itu disingkirkan, separuh badan jalan bisa dilalui minggu besoknya," ungkap Zulkifli.
Namun demikian, hujan deras kembali mengguyur Kota Palopo pada malam Senin. Titik longsor di kilometer 10 makin parah dan menutup jalan.
"Bahkan titik longsor bertambah banyak, dan terparah kilometer 10, kilometer 9 dan kilometer 16 Kelurahan Battang. Akses jalan warga terputus. Laporan per sore ini, kendaraan roda dua sudah bisa melintas namun digotong, mobil sama sekali tidak bisa melintas," ujarnya.
Baca juga: Cuaca Ekstrem di Luwu Raya, Sawah hingga Ratusan Rumah Warga Terdampak
Hingga sore, BPBD Kota Palopo dibantu Dinas PUPR Kota Palopo, masih berada di lokasi. Membersihkan material longsor menggunakan alat berat jenis ekskavator.
Lihat Juga :