Festival Ganggong Milang Arei: Merawat Tradisi Mendoakan Arwah di Desa Batu Belubang
Senin, 08 November 2021 - 04:53 WIB
loading...
A
A
A
Kegiatan yang digelar di Pantai Tapak Antu, Desa Batu Berlubang itu, juga menampilkan ragam seni dan pemeran produk UMKM warga setempat. Ketua panitia pelaksana, Hamdani mengatakan, Milang Arei merupakan adat istiadat yang sudah dilakukan secara turun-temurun oleh masyarakat Desa Batu Belubang.
Baca juga: Luar Biasa! Sepekan Digelar, Surabaya Fashion Week 2021 Catatkan Transaksi Rp600 Juta
Tujuannya, untuk mendoakan orang yang sudah meninggal dunia, agar mereka ditempatkan di sisi Allah SWT. "Milang Arei ini dilakukan setelah salat duhur, pada hari ketujuh orang meninggal dunia. Biasanya dilakukan di masjid atau rumah adat. Milang Arei diisi dengan kegiatan nganggung bersama yang membawa makan pokok, kemudian disantap bersama," tutur Hamdani.
Seiring perkembangan zaman, tradisi tersebut mulai kurang diminati masyarakat, sehingga pelaksanaannya tidak segairah dahulu. " Tradisi ini masih kami lakukan, cuma sekarang minat masyarakatnya berkurang. Jadi dari sinilah kami angkat dan lestarikan lagi Kirap Nganggung ini," ucapnya.
Baca juga: Luar Biasa! Sepekan Digelar, Surabaya Fashion Week 2021 Catatkan Transaksi Rp600 Juta
Tujuannya, untuk mendoakan orang yang sudah meninggal dunia, agar mereka ditempatkan di sisi Allah SWT. "Milang Arei ini dilakukan setelah salat duhur, pada hari ketujuh orang meninggal dunia. Biasanya dilakukan di masjid atau rumah adat. Milang Arei diisi dengan kegiatan nganggung bersama yang membawa makan pokok, kemudian disantap bersama," tutur Hamdani.
Seiring perkembangan zaman, tradisi tersebut mulai kurang diminati masyarakat, sehingga pelaksanaannya tidak segairah dahulu. " Tradisi ini masih kami lakukan, cuma sekarang minat masyarakatnya berkurang. Jadi dari sinilah kami angkat dan lestarikan lagi Kirap Nganggung ini," ucapnya.
(eyt)
Lihat Juga :