Siswa Tak Dipungut Biaya, Sekolah di Delanggu Klaten Dibantu Dana Desa
Sabtu, 06 November 2021 - 14:54 WIB
loading...
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar saat mengunjungi PAUD Anak Ceria dan TK Pertiwi Banaran, Delanggu, Klaten. Foto/Ist
A
A
A
KLATEN - Dana desa boleh dipergunakan untuk membiayai pendidikan di desa. Hal ini sudah diterapkan di PAUD Anak Ceria dan TK Pertiwi Banaran, Delanggu, Klaten, Jateng. Karena itu, siswanya tak dipungut biaya.
Pemanfaatan dana desa untuk pendidikan ini ditegaskan kembali oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar saat mengunjungi PAUD Anak Ceria dan TK Pertiwi Banaran, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten.
Baca juga: Kemendes PDTT Targetkan Miliki Medium Pelaporan Real Time Dana Desa
"Jadi ada yang tanya, apakah dana desa bisa buat pendidikan? Ini terbukti di PAUD Anak Ceria di Desa Banaran yang memperoleh bantuan dari dana desa. Jadi Dana Desa boleh dipergunakan untuk pendidikan," kata pria yang biasa disapa Gus Halim itu dalam keterangannya, Sabtu (6/11/2021).
Sementara, Kepala Desa Banaran, Catur Widodo menjelaskan, PAUD Anak Ceria mendapatkan bantuan dari dana desa sejak 2015. Dari dana desa itu setiap bulan para guru PAUD dan TK memperoleh insentif dengan nilai total Rp800.000.
"Selain itu, dana desa juga diberikan untuk biaya operasional PAUD dan TK yang jumlahnya sesuai kebutuhan yang diajukan," ungkap Catur.
Baca juga: Horor! Penumpang Terpental Keluar dari Bus Akibat Balapan dengan Truk Kontainer di Pantura Subang
Pemanfaatan dana desa untuk pendidikan ini ditegaskan kembali oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar saat mengunjungi PAUD Anak Ceria dan TK Pertiwi Banaran, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten.
Baca juga: Kemendes PDTT Targetkan Miliki Medium Pelaporan Real Time Dana Desa
"Jadi ada yang tanya, apakah dana desa bisa buat pendidikan? Ini terbukti di PAUD Anak Ceria di Desa Banaran yang memperoleh bantuan dari dana desa. Jadi Dana Desa boleh dipergunakan untuk pendidikan," kata pria yang biasa disapa Gus Halim itu dalam keterangannya, Sabtu (6/11/2021).
Sementara, Kepala Desa Banaran, Catur Widodo menjelaskan, PAUD Anak Ceria mendapatkan bantuan dari dana desa sejak 2015. Dari dana desa itu setiap bulan para guru PAUD dan TK memperoleh insentif dengan nilai total Rp800.000.
"Selain itu, dana desa juga diberikan untuk biaya operasional PAUD dan TK yang jumlahnya sesuai kebutuhan yang diajukan," ungkap Catur.
Baca juga: Horor! Penumpang Terpental Keluar dari Bus Akibat Balapan dengan Truk Kontainer di Pantura Subang
Lihat Juga :