Banjir Bandang Terjang Gorontalo, Anak Tewas Ibu Masih Hilang
Jum'at, 05 November 2021 - 22:53 WIB
loading...
Warga dievakuasi ke tempat lebih aman dan mewaspadai ancama banjir susulan, menyusul cuaca ekstrem yang masih melanda. Foto: iNewsTV/Burhan Undu
A
A
A
GORONTALO - Seorang ibu dan anaknya terseret air bah saat akan menyelamatkan diri dari saat rumahnya diterjang banjir bandang di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo , Kamis malam (4/11/2021).
Nahas, anak yang diketahui bernama Andi (9) akhirnya berhasil ditemukan setelah terseret arus banjir, namun sayang sudah tidak bernyawa, sementara ibunya, Rita Jali, kini masih dalam pencarian.
Baca juga: Banjir Bandang di Kota Batu, 1 Tewas 4 Selamat, dan 10 Hilang
“Setelah melakukan pencarian warga berhasil menemukan korban yang bernama Andi berusia 9 tahun dengan kondisi sudah tidak bernyawa, sementara ibunya masih dalam pencarian,” kata Kepala Desa Deanaa, Jefri Rahim.
Kini, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD dan kepolisian serta dibantu warga setempat masil melakukan pencarian korban dan mengevakuasi warga yang terdampak.
Diketahui, tiga kecamatan di Gorontalo diterjang banjir bandang setelah hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Gorontalo.
Baca juga: Dini Hari, Banjir Bandang Terjang 5 Kecamatan di Palopo
Saat kejadian, korban bersama anggota keluarga lainnya berada di dalam rumah namun tiba-tiba air Sungai Ombulo meluap dan menghantam rumah mereka yang hanya berdekatan dengan sungai.
Informasi yang dihimpun, saat kejadian mereka sempat keluar rumah untuk menyelamatkan diri, namun dua orang langsung terbawa arus, sementara tiga orang lainnya berhasil menyelamatkan diri.
Kades Deanaa, Jefri Rahim mengatakan, sebenarnya di rumah ini ada lima jiwa, saat itu arus air semakin deras lalu mereka berinisiatif keluar rumah untuk menyelamatkan diri, tapi nasib malang menimpa mereka, pas di pertengahan jalan, mereka terbawa arus.
Baca juga: Memilukan, Bapak dan Anak Korban Banjir Bandang Kota Batu Ditemukan 5 Km dari Rumahnya
“Ada dua orang yang terbawa dua arus, tiga lainnya menyelamatkan diri, satu anak ditemukan meninggal dan ibunya dalam pencarian,” kata kades.
Selain menimbulkan korban jiwa, rumah korban juga mengalami rusak parah akibat terjangan banjir yang melanda Kecamatan Limboto Barat sejak pukul 19.00 Wita, Kamis (4/11/2021), setelah diguyur hujan lebat sejak sore.
Nahas, anak yang diketahui bernama Andi (9) akhirnya berhasil ditemukan setelah terseret arus banjir, namun sayang sudah tidak bernyawa, sementara ibunya, Rita Jali, kini masih dalam pencarian.
Baca juga: Banjir Bandang di Kota Batu, 1 Tewas 4 Selamat, dan 10 Hilang
“Setelah melakukan pencarian warga berhasil menemukan korban yang bernama Andi berusia 9 tahun dengan kondisi sudah tidak bernyawa, sementara ibunya masih dalam pencarian,” kata Kepala Desa Deanaa, Jefri Rahim.
Kini, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD dan kepolisian serta dibantu warga setempat masil melakukan pencarian korban dan mengevakuasi warga yang terdampak.
Diketahui, tiga kecamatan di Gorontalo diterjang banjir bandang setelah hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Gorontalo.
Baca juga: Dini Hari, Banjir Bandang Terjang 5 Kecamatan di Palopo
Saat kejadian, korban bersama anggota keluarga lainnya berada di dalam rumah namun tiba-tiba air Sungai Ombulo meluap dan menghantam rumah mereka yang hanya berdekatan dengan sungai.
Informasi yang dihimpun, saat kejadian mereka sempat keluar rumah untuk menyelamatkan diri, namun dua orang langsung terbawa arus, sementara tiga orang lainnya berhasil menyelamatkan diri.
Kades Deanaa, Jefri Rahim mengatakan, sebenarnya di rumah ini ada lima jiwa, saat itu arus air semakin deras lalu mereka berinisiatif keluar rumah untuk menyelamatkan diri, tapi nasib malang menimpa mereka, pas di pertengahan jalan, mereka terbawa arus.
Baca juga: Memilukan, Bapak dan Anak Korban Banjir Bandang Kota Batu Ditemukan 5 Km dari Rumahnya
“Ada dua orang yang terbawa dua arus, tiga lainnya menyelamatkan diri, satu anak ditemukan meninggal dan ibunya dalam pencarian,” kata kades.
Selain menimbulkan korban jiwa, rumah korban juga mengalami rusak parah akibat terjangan banjir yang melanda Kecamatan Limboto Barat sejak pukul 19.00 Wita, Kamis (4/11/2021), setelah diguyur hujan lebat sejak sore.
(nic)
Lihat Juga :