Penyebab Tabrakan Bus Transjakarta karena Sopir Epilepsi, Harusnya Injak Rem Malah Gas
Rabu, 03 November 2021 - 15:29 WIB
loading...
A
A
A
"Akibat serangan epilepsi, terjadi kejang dan pengemudi di luar kesadaran menekan pedal gas, diduga bukan menekan rem," sebut Yusri.
Baca juga: Diduga Epilepsi Pengemudi Kambuh, Mobil Tabrak Warung dan Motor di Depok
J diduga memiliki riwayat penyakit syaraf, karena sering mengeluh pusing. Sopir setiap hari juga harus mengonsumsi sejumlah obat-obatan, seperti obat darah tinggi dan syaraf. Obat-obatan itu ditemukan di kamar J.
Atas kejadian tersebut penyidik memutuskan perkara tersebut murni kesalahan sopir (human error). Polisi pun menetapkan J sebagai tersangka. Tersangka J dikenakan Pasal 310 Ayat 4 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Namun, karena tersangka yang merupakan sopir bus telah meninggal dunia saat kejadian, kasus tersebut dihentikan melalui prosedur SP3.
Baca juga: Diduga Epilepsi Pengemudi Kambuh, Mobil Tabrak Warung dan Motor di Depok
J diduga memiliki riwayat penyakit syaraf, karena sering mengeluh pusing. Sopir setiap hari juga harus mengonsumsi sejumlah obat-obatan, seperti obat darah tinggi dan syaraf. Obat-obatan itu ditemukan di kamar J.
Atas kejadian tersebut penyidik memutuskan perkara tersebut murni kesalahan sopir (human error). Polisi pun menetapkan J sebagai tersangka. Tersangka J dikenakan Pasal 310 Ayat 4 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Namun, karena tersangka yang merupakan sopir bus telah meninggal dunia saat kejadian, kasus tersebut dihentikan melalui prosedur SP3.
(thm)
Lihat Juga :