Muhammad Aras Didaulat Jadi Pembina Apfeksi Sulawesi

Minggu, 31 Oktober 2021 - 23:00 WIB
loading...
Muhammad Aras Didaulat Jadi Pembina Apfeksi Sulawesi
Asosiasi Pengusaha Konfeksi Sulawesi (Apfeksi) mendaulat Muhammad Aras sebagai dewan pembina. Kesuksesan Legislator DPR RI tersebut diharap bisa mengalir ke anggotanya. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Asosiasi Pengusaha Konfeksi Sulawesi (Apfeksi) mendaulat Muhammad Aras sebagai dewan pembina. Kesuksesan Legislator DPR RI tersebut diharap bisa mengalir ke anggotanya.

Ketua Umum Apfeksi, Ferian bersama jajarannya menemui Aras di Goal Cafe, Gowa pada Minggu (31/10). Mereka berencana menggelar pelantikan dan rapat kerja periode 2021-2025 di Hotel Horison Makassar pada Kamis (11/11/2021) mendatang.

Baca Juga: Muhammad Aras Tinjau Proyek PDS di Maros dan Pangkep

"Tujuan kami dari asosiasi, pertama tentu kami mau meminta beliau menjadi penasihat. Karena beliau juga punya basic yang sama dengan kami," kata Ferian.

Ia berharap kesuksesan Muhammad Aras bisa mengalir ke anggota Apfeksi . Pastinya melalui bimbingan dan arahan agar bisa sukses kedepan.

"Kami meminta kesediaan beliau bisa hadir dalam pelantikan," sebutnya.

Menurut Ferian, anggota Apfeksi saat ini sebanyak 200 orang. Ia memastikan seluruhnya akan hadir pada pelantikan nantinya.

"Intinya, harapan kami pemerintah baik eksekutif maupun legislatif mensupport agar teman-teman di asosiasi bisa berkembang. Salah satunya melalui regulasi agar industri tekstil juga bisa hadir di Kota Makassar sehingga produksi tidak usah ke Jawa lagi," ujarnya.

"Kalau maksud atau harapan kami di Apfeksi terwujud, tentu saja ini bisa membantu dan meningkatkan UMKM di Sulawesi. Termasuk menekan angka pengangguran, karena pastinya kami membutuhkan tenaga kerja yang banyak," katanya.

Baca Juga: Pelaku IKM Sektor Konveksi Berharap Pemerintah Mencari Solusi Atas Kelangkaan Bahan Baku Tekstil



Sementara itu, Aras menyampaikan apresiasi karena pengurus Apfeksi diisi kalangan anak muda. Kondisi ini berbeda ketika jamannya dulu, banyak pemuda yang malu disebut penjahit.

"Sekarang malah jadi kebanggaan. Ini hal yang bagus," kata Wakil Ketua Kadin Sulsel ini. Ia sendiri tak menolak didaulat sebagai Dewan Pembina Apfeksi Sulawesi.
(agn)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1898 seconds (11.252#12.26)