Momen Haru 2 Teman Nia Ziarah ke Makam Gadis Penjual Gorengan, Ungkapkan Pesan Ini
Minggu, 22 September 2024 - 12:14 WIB
loading...
Petugas gabungan saat mengevakuasi mayat gadis penjual gorengan yang ditemukan terkubur di daerah Guguk, Padang Pariaman, Sumbar. Foto: iNews TV/Eka Guspriadi
A
A
A
PADANG PARIAMAN - Momen haru mewarnai ziarah dua teman dekat Nia Kurnia Sari (18), gadis penjual gorengan yang tewas mengenaskan setelah dibunuh dan diperkosa tersangka berinisial IS secara sadis.
Keinginan Nia untuk membahagiakan keluarganya sebagai pengusaha harus kandas di tengah jalan, namun kebaikannya selama hidup membuat masyarakat tergerak membantu keluarganya. Nia Kurnia Sari dikenal sebagai gadis pekerja keras yang memiliki impian besar.
Teman dekat Nia, Yuka mengungkapkan Nia sering bercerita tentang keinginannya menjadi pengusaha agar bisa membantu memperbaiki kondisi ekonomi keluarganya. “Dia ingin sekali membahagiakan keluarganya, dengan menjadi pengusaha,” ujar Yuka, Minggu (22/9/2024).
Baca juga: Terungkap, Pelaku Bekap Gadis Penjual Gorengan Diseret ke Bukit Lalu Diperkosa dan Dikubur
Namun, impian tersebut sirna setelah Nia ditemukan tewas di dekat rumahnya. Peristiwa tragis ini mengundang simpati dari masyarakat sekitar, yang kemudian berbondong-bondong membantu keluarganya dengan sumbangan untuk membangun rumah bagi orang tua Nia.
Keinginan Nia untuk membahagiakan keluarganya sebagai pengusaha harus kandas di tengah jalan, namun kebaikannya selama hidup membuat masyarakat tergerak membantu keluarganya. Nia Kurnia Sari dikenal sebagai gadis pekerja keras yang memiliki impian besar.
Teman dekat Nia, Yuka mengungkapkan Nia sering bercerita tentang keinginannya menjadi pengusaha agar bisa membantu memperbaiki kondisi ekonomi keluarganya. “Dia ingin sekali membahagiakan keluarganya, dengan menjadi pengusaha,” ujar Yuka, Minggu (22/9/2024).
Baca juga: Terungkap, Pelaku Bekap Gadis Penjual Gorengan Diseret ke Bukit Lalu Diperkosa dan Dikubur
Namun, impian tersebut sirna setelah Nia ditemukan tewas di dekat rumahnya. Peristiwa tragis ini mengundang simpati dari masyarakat sekitar, yang kemudian berbondong-bondong membantu keluarganya dengan sumbangan untuk membangun rumah bagi orang tua Nia.
Lihat Juga :