Perjuangan Mahmudah, Nenek 3 Cucu Sopir Truk Tangki Pengantar Ribuan Liter BBM
Minggu, 31 Oktober 2021 - 17:33 WIB
loading...
A
A
A
Dukungan keluarga menjadi faktor utama, dia masih bertahan melakoni pekerjaannya. Suaminya yang telah pensiun tak keberatan, ketika ditinggal bekerja. Demikian pula anak bungsunya yang kini kelas XI SMA, mengaku bangga memiliki ibu sopir truk tangki BBM.
“Anak saya yang bontot itu cewek. Dia rajin sekali telepon saya hampir setiap jam, ya menanyakan posisi di mana, sudah makan belum, sudah salat belum. Makanya kalau libur saya benar-benar memanfaatkan waktu untuk anak dan cucu-cucu. Kan kalau libur, semua cucu pasti ke rumah,” tutur dia.
Sementara itu, Supervisor PT Ardina Prima, Sugito Ardina, mengatakan, Mahmudah menjadi salah satu dari 135 sopir yang berada di bawah koordinasinya. Meski satu-satunya perempuan, namun Mahmudah bisa beradaptasi dan menyelesaikan tugasnya.
"Kalau secara performa pekerjaan, Ibu Mahmudah baik-baik saja. Selama ini kinerja standar dengan teman-teman yang lain. Secara pekerjaan kami nilai bagus. Yang lain berangkat pagi pulang malam, dia juga sama,” kata Ardina.
Dia menegaskan, selalu menekankan kepada seluruh AMT untuk mengutamakan keselamatan berkendara. Bukan hanya armada truk berukuran besar, tetapi juga membawa muatan barang berbahaya.
“Safety driving selalu kita tekankan kepada mereka (AMT). Mereka di-briefing pagi setiap hari, kita ingatkan terkait safety driving, kemudian setiap pecan kita adakan juga sharing session setiap Rabu siang sambil makan siang,” ucap dia.
“Kemarin juga ada pelatihan perawatan mobil tangki, termasuk mengatasi jika ada kendala seperti teori api dan penggunaan Apar (alat pemadam api ringan), mengingat muatan mereka ini adalah kategori B3 Bahan Beracun dan Berbahaya. Ketika ada kondisi tidak normal, awak mobil tangki akan menghubungi kita, nanti ada tim yang menuju lokasi untuk penanganan darurat,” pungkasnya
“Anak saya yang bontot itu cewek. Dia rajin sekali telepon saya hampir setiap jam, ya menanyakan posisi di mana, sudah makan belum, sudah salat belum. Makanya kalau libur saya benar-benar memanfaatkan waktu untuk anak dan cucu-cucu. Kan kalau libur, semua cucu pasti ke rumah,” tutur dia.
Sementara itu, Supervisor PT Ardina Prima, Sugito Ardina, mengatakan, Mahmudah menjadi salah satu dari 135 sopir yang berada di bawah koordinasinya. Meski satu-satunya perempuan, namun Mahmudah bisa beradaptasi dan menyelesaikan tugasnya.
"Kalau secara performa pekerjaan, Ibu Mahmudah baik-baik saja. Selama ini kinerja standar dengan teman-teman yang lain. Secara pekerjaan kami nilai bagus. Yang lain berangkat pagi pulang malam, dia juga sama,” kata Ardina.
Dia menegaskan, selalu menekankan kepada seluruh AMT untuk mengutamakan keselamatan berkendara. Bukan hanya armada truk berukuran besar, tetapi juga membawa muatan barang berbahaya.
“Safety driving selalu kita tekankan kepada mereka (AMT). Mereka di-briefing pagi setiap hari, kita ingatkan terkait safety driving, kemudian setiap pecan kita adakan juga sharing session setiap Rabu siang sambil makan siang,” ucap dia.
“Kemarin juga ada pelatihan perawatan mobil tangki, termasuk mengatasi jika ada kendala seperti teori api dan penggunaan Apar (alat pemadam api ringan), mengingat muatan mereka ini adalah kategori B3 Bahan Beracun dan Berbahaya. Ketika ada kondisi tidak normal, awak mobil tangki akan menghubungi kita, nanti ada tim yang menuju lokasi untuk penanganan darurat,” pungkasnya
(msd)
Lihat Juga :