Hindari Bersinggungan, Tes PCR di Undip Gunakan Model Drive Thru
Rabu, 22 April 2020 - 12:48 WIB
loading...
A
A
A
Selain mempercepat, model drive thru tersebut juga dapat meminimalisir penularan Covid-19. Dengan model itu, pasien tidak perlu berkerumun di ruang tunggu dan bertemu dengan banyak orang. Pasien datang, tidak perlu turun dari kendaraan, langsung diperiksa dokter dan pulang.
"Ini bagus, selain mempercepat proses, tidak banyak orang yang bersinggungan. Kalau duduk dan ngantri, kan bahaya. Kadang, kita tidak tahu bahwa pasien itu positif atau tidak," katanya.
Dengan dijadikannya RSND Undip sebagai laboratorium PCR, maka penanganan covid-19 di Jateng, lanjut Ganjar, akan semakin cepat. Selama ini, keluhan lamanya proses pengecekan swab dapat diatasi dengan penambahan ini.
"Selama ini keluhannya karena swabnya lama, dengan penambahan laboratorium ini, jadi semakin cepat penanganannya. Sehingga nantinya, pasien yang terindikasi covid-19 dapat diambil keputusan, yang positif segera dirawat, yang negatif dipulangkan dan tempatnya bisa digunakan untuk pasien lain karena saat ini kebutuhan ini tinggi," katanya.
Sementara itu, Direktur RSND Undip Semarang, Sutopo Patriajati mengatakan, saat ini lab PCR di tempat itu mampu melayani 90-100 sampel swab perhari. Ke depan, pihaknya akan terus menambah kapasitas dan jumlah pengecekan.
"Ini bagus, selain mempercepat proses, tidak banyak orang yang bersinggungan. Kalau duduk dan ngantri, kan bahaya. Kadang, kita tidak tahu bahwa pasien itu positif atau tidak," katanya.
Dengan dijadikannya RSND Undip sebagai laboratorium PCR, maka penanganan covid-19 di Jateng, lanjut Ganjar, akan semakin cepat. Selama ini, keluhan lamanya proses pengecekan swab dapat diatasi dengan penambahan ini.
"Selama ini keluhannya karena swabnya lama, dengan penambahan laboratorium ini, jadi semakin cepat penanganannya. Sehingga nantinya, pasien yang terindikasi covid-19 dapat diambil keputusan, yang positif segera dirawat, yang negatif dipulangkan dan tempatnya bisa digunakan untuk pasien lain karena saat ini kebutuhan ini tinggi," katanya.
Sementara itu, Direktur RSND Undip Semarang, Sutopo Patriajati mengatakan, saat ini lab PCR di tempat itu mampu melayani 90-100 sampel swab perhari. Ke depan, pihaknya akan terus menambah kapasitas dan jumlah pengecekan.
Lihat Juga :