Tangis Ibu di Pasuruan Pecah saat Mendapati Anaknya Terbujur Kaku di Puskesmas
Senin, 25 Oktober 2021 - 23:56 WIB
loading...
Tangis ibu ini pecah saat mendapati anaknya sudah terbujur kaku di ranjang perawatan puskesmas akibat kecelakaan. Foto: iNewsTV/Jaka Samudra
A
A
A
PASURUAN - Rini Mujiastutik tak bisa menahan tangis setelah melihat anaknya M Santoso sudah terbaring kaku tak bernyawa di Puskesmas Purwodadi, Kabupaten Pasuruan , Senin malam (25/10/2021).
Santoso tewas usai mengalami kecelakaan di ruas Jalan Raya, Malang-Surabaya, tepatnya di Desa Parerejo.
Baca juga: Tuah Sumpah Palapa Gajah Mada yang Membungkam Kecongkakan Para Pembesar Kerajaan Majapahit
Kejadian tragis itu bermula, saat truk gandeng mengangkut gula pasir menabrak motor yang dikendarai Santoso, dan mobil di jalur selatan.
Korban asal Desa Bakalan, Kecamatan Purwosari itu menghembuskan nafas terakhir di lokasi kejadian dengan luka di kepala dan tangan serta kaki.
Menurut Iwan Indriyani sopir truk dirinya mengangkut gula pasir dengan berat puluhan ton dari Tulung Agung menuju Sidoarjo arah selatan – utara.
Baca juga: Tangis Haru Iringi Pemakaman Satu Keluarga yang Tewas Kecelakaan di Jalinsum Asahan
Di lokasi kejadian, rem kendaraan gandeng mengalami masalah dan tak bisa mengendalikan stirnya.
Kendaraan menabrak pemotor honda bead yang dikendarai Santoso pelajar SMK setempat dan minibus di depannya.
Laju kendaraan besar baru bisa berhenti setelah terguling di jalan menurun tajam.
Baca juga: Tragis! Truk Terbang Lintasi Pembatas Jalan di Jalur Pantura Tewaskan Pemotor
Semantara muatan gula tumpa ruah ke ruas jalan raya terkenal jalur arus cepat. Meski begitu sopir selamat dari kecelakaan ini.
Akibat kecelakaan ini arus lalu lintas dari arah Malang menuju Surabaya maupun sebaliknya mengalami kemacetan Panjang, setelah diberlakukan satu arah oleh Petugas Katlantas Polres Pasuruan.
Santoso tewas usai mengalami kecelakaan di ruas Jalan Raya, Malang-Surabaya, tepatnya di Desa Parerejo.
Baca juga: Tuah Sumpah Palapa Gajah Mada yang Membungkam Kecongkakan Para Pembesar Kerajaan Majapahit
Kejadian tragis itu bermula, saat truk gandeng mengangkut gula pasir menabrak motor yang dikendarai Santoso, dan mobil di jalur selatan.
Korban asal Desa Bakalan, Kecamatan Purwosari itu menghembuskan nafas terakhir di lokasi kejadian dengan luka di kepala dan tangan serta kaki.
Menurut Iwan Indriyani sopir truk dirinya mengangkut gula pasir dengan berat puluhan ton dari Tulung Agung menuju Sidoarjo arah selatan – utara.
Baca juga: Tangis Haru Iringi Pemakaman Satu Keluarga yang Tewas Kecelakaan di Jalinsum Asahan
Di lokasi kejadian, rem kendaraan gandeng mengalami masalah dan tak bisa mengendalikan stirnya.
Kendaraan menabrak pemotor honda bead yang dikendarai Santoso pelajar SMK setempat dan minibus di depannya.
Laju kendaraan besar baru bisa berhenti setelah terguling di jalan menurun tajam.
Baca juga: Tragis! Truk Terbang Lintasi Pembatas Jalan di Jalur Pantura Tewaskan Pemotor
Semantara muatan gula tumpa ruah ke ruas jalan raya terkenal jalur arus cepat. Meski begitu sopir selamat dari kecelakaan ini.
Akibat kecelakaan ini arus lalu lintas dari arah Malang menuju Surabaya maupun sebaliknya mengalami kemacetan Panjang, setelah diberlakukan satu arah oleh Petugas Katlantas Polres Pasuruan.
(nic)
Lihat Juga :