Diduga Gelapkan Hasil Pungutan PBB Ratusan Juta Rupiah, ASN Kota Banjar Ditahan

Senin, 25 Oktober 2021 - 09:10 WIB
loading...
Diduga Gelapkan Hasil...
Kejaksaan Negeri Kota Banjar, Jawa Barat, menahan seorang ASN di lingkup Pemmkot Banjar, lantaran diduga telah menggelapkan hasil pungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Foto SINDOnews
A A A
BANJAR - Kejaksaan Negeri Kota Banjar, Jawa Barat, menahan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintahan Kota (Pemmkot) Banjar. ASN berinisial NS (49) itu ditahan lantaran diduga telah menggelapkan hasil pungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) periode 2015 hingga 2020.

NS seorang aktif di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu Kota Banjar ini, hanya bisa tertunduk malu saat digiring petugas Kejaksaan Negeri Kota Banjar ke dalam kendaraan tahanan untuk dibawa ke sel lapas kelas 2B Ciamis. Baca juga: Soal Dugaan Kecurangan Seleksi Calon ASN di Buol, Ini Kata Kepala BKN

NS, yang sebelumnya menjabat sebagai Bendahara Kelurahan Mekarsari Banjar ini, diduga melakukan penyimpangan setoran Rp229 juta dana PBB dari lima ribu wajib pajak sejak 2015 hingga 2021.

Kejari Kota Banjar, Ade Hermawan mengatakan, terungkapnya kasus dugaan korupsi dana PBB tersebut berawal dari banyaknya pengaduan wajib pajak yang mengaku sudah membayar PBB, namun dianggap penunggak pajak.

“Setelah melakukan audit investigasi dengan Inspektorat Kota Banjar, tersangka NS yang merupakan penghimpun dana PBB dari wajib pajak di kelurahan tersebut, tidak menyetor sebagai kas daerah dari tahun 2015 hingga 2020, sehingga menyebabkan kerugian negara,” kata Hermawan, Senin (25/10/2021). Baca juga: Indonesia Kekurangan Guru ASN, Pola Ikatan Dinas Bisa Jadi Pertimbangan

Atas perbuatannya, NS dianggap telah melakukan penggelapan hasil pungutan PBB yang mengakibatkan kerugian keuangan negara. Tersangka akan dijerat hukum sesuai UU Nomor 20 tahun 2021 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan sanksi kurungan penjara minimal empat tahun penjara.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang WFH Perdana,...
Jelang WFH Perdana, Produktivitas ASN Jakarta Dipantau melalui Sistem Monitoring
Pramono Perketat Izin...
Pramono Perketat Izin Anak Buahnya terkait Pemangkasan Perjalanan Dinas
WFA hingga 30 Maret,...
WFA hingga 30 Maret, ASN Tangsel Tetap Gaspol Layani Warga dari Mana Saja
Sahabat Polisi Bakal...
Sahabat Polisi Bakal Laporkan Pemilik Akun Pembuat Hoaks Penggelapan Barang Bukti di Polres Tangsel
Polisi Diminta Tindak...
Polisi Diminta Tindak Tegas Penyebar Hoaks Penggelapan Barang Bukti di Polres Tangsel
Petani Kecil di Lebak...
Petani Kecil di Lebak Tahun 2026 Bebas Biaya PBB, Ini Alasannya
Penipuan Kursus Bahasa...
Penipuan Kursus Bahasa Arab dengan Bonus Umrah Dilaporkan ke Bareskrim, Korban Rugi Ratusan Juta
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
Rekomendasi
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Selain Sertifikat TKA,...
Selain Sertifikat TKA, Ini Syarat Dokumen SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Infografis
Kominfo Diduga Kena...
Kominfo Diduga Kena Hack, Nomor Rekening Bank Dijual Rp196,5 Juta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved