Nasib Pemerintah Tingkat Bawah saat Pembagikan Bantuan COVID-19 di Pangandaran

Rabu, 22 April 2020 - 10:54 WIB
loading...
Nasib Pemerintah Tingkat...
Koordinator PKH Kabupaten Pangandaran Ade Ajat Sudrajat bersama KPM PKH. SINDOnews/Syamsul Maarif
A A A
PANGANDARAN - Di balik pembagian voucher beras dan sembako senilai Rp150.000 yang dialokasikan untuk masyarakat terdampak COVID-19 di Kabupaten Pangandaran, ada kisah pilu yang dialami Pemerintah tingkat bawah. Kisah pilu tersebut dialami oleh RT, RW, Kepala Dusun, dan perangkat Desa karena tidak sedikit yang menerima cacian dari masyarakat yang tidak memahami regulasi.

Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Pangandaran Ade Ajat Sudrajat mengatakan, penyaluran bantuan jaringan pengaman sosial akibat dari dampak COVID-19 ada masyarakat yang dikecualikan. "Kami imbau masyarakat sadar bahwa dalam penyaluran bantuan ada aturan yang berlaku," katanya, Rabu (22/4/2020).

Masyarakat yang dikecualikan atau yang tidak menerima bantuan voucher beras dan sembako, di antaranya, KPM PKH, penerima tetap program sembako (BPNT), suami atau istri ASN, anggota TNI/Polri, keluarga kaya raya, daftar tetap penerima program sembako Provinsi dan program BLT Pusat.

Ade menambahkan, apabila masih ada masyarakat yang terlewat atau belum menerima bantuan berupa voucher beras dan sembako bakal diajukan kembali oleh RT dan perangkat Desa dan segera mendapat bantuan. "Mari kita bersikap dewasa dan jangan terprovokasi oleh propaganda yang tidak jelas karena berpotensi memancing suasana tidak kondusif," tambahnya.

Ade pun berpesan kepada RT dan perangkat Desa untuk tidak menyikapi secara emosi dikala mendapat protes dari masyarakat yang belum menerima voucher beras dan sembako. "Beri pemahaman kepada masyarakat sampai mereka mengerti," terangnya.(Baca juga; Sopir Angkot Depok Tuntut Bantuan Kompensasi PSBB )

Secara prosedur, teknis penyaluran voucher beras dan sembako sudah sesuai tahapan. Jika ada yang terlewat RT dan perangkat Desa segera mengusulkan agar pendistribusian voucher cepat terealisasi. "Kami ucapkan terimakasih kepada RT dan perangkat Desa yang sudah mensukseskan program penyaluran bantuan jaringan pengaman sosial akibat dari dampak Covid-19," jelasnya.

Karena peran RT, RW, Kepala Dusun dan perangkat Desa program ini berjalan lancar dan sukses. "Jangan mencaci maki RT dan perangkat Desa, kasihan mereka sudah bekerja sungguh-sungguh untuk masyarakat," pungkas Ade.(Baca juga; Yana Minta Penindakan PSBB Dilakukan Humanis Namun Tegas )
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Susi Pudjiastuti Minta...
Susi Pudjiastuti Minta Izin Keramba Jaring Apung di Pantai Timur Pangandaran Dicabut
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Korupsi APD Covid-19,...
Korupsi APD Covid-19, Kejaksaan Tahan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut
Bupati Manggarai Pecat...
Bupati Manggarai Pecat 249 Tenaga Kesehatan Non-ASN, Ada Apa?
Tersangka Korupsi APD...
Tersangka Korupsi APD Covid-19, Kadinkes Sumut Ditangkap Kejaksaan
Sandiaga Uno Minta Warga...
Sandiaga Uno Minta Warga Cianjur Jaga Prokes usai Kasus Covid-19 Meningkat
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
Perluas Akses Pembiayaan...
Perluas Akses Pembiayaan EV, Mandiri Auto Deals 2026 Tawarkan Pengalaman Menarik
Kejagung Tunjuk 9 Eks...
Kejagung Tunjuk 9 Eks Jaksa KPK Tangani Kasus Febrie, Pakar: Harus Jawab Harapan Masyarakat
Berita Terkini
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
Dilaporkan ke Polres...
Dilaporkan ke Polres Jaksel, Roy Suryo Langsung Pamerkan IPK 3,86
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved