Keren! Aktivis Masjid dan Gereja Kompak Gelar Vaksinasi Massal di Kota Bandung
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 10:52 WIB
loading...
A
A
A
"Pemahaman akan bahaya COVID-19 yang dapat menyerang siapa saja tanpa memandang agama dan keyakinan telah membangkitkan kebersamaan dalam keberagaman," katanya. Baca juga: Paling Aktif saat Kebut Vaksin, PKK Enrekang Diberi Penghargaan
Inge berharap, dengan semangat toleransi umat beragama, kegiatan tersebut dapat semakin menumbuhkan rasa persatuan dan memperkuat ikatan kebangsaan dalam menghadapi pandemi COVID-19 yang berdampak pada semua aspek kehidupan masyarakat.
Lebih lanjut Inge mengatakan, pihaknya sengaja menyasar warga Kecamatan Babakan Ciparay. Pasalnya, Kecamatan Babakan Ciparay adalah salah satu kecamatan di Kota Bandung yang masih menyisakan warganya yang belum divaksin dalam jumlah yang cukup tinggi, yakni hampir 40.000 orang.
"Walaupun saat ini kasus COVID-19 yang dilaporkan cukup rendah, namun dengan jumlah warga yang belum divaksin cukup tinggi menimbulkan kerentanan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut terhadap bahaya COVID-19," jelasnya.
Gebyar vaksinasi massal tersebut ditangani oleh 80 orang tenaga kesehatan (nakes) dengan jumlah peserta sebanyak 3.700 orang dari target 4.000 orang yang akan divaksin. "Adapun para peserta gebyar vaksinasi massal ini berasal dari Kelurahan Babakan, Babakan Ciparay, Cirangrang, Margahayu Utara, Margasuka, dan Kelurahan Sukahaji," katanya.
Inge berharap, dengan semangat toleransi umat beragama, kegiatan tersebut dapat semakin menumbuhkan rasa persatuan dan memperkuat ikatan kebangsaan dalam menghadapi pandemi COVID-19 yang berdampak pada semua aspek kehidupan masyarakat.
Lebih lanjut Inge mengatakan, pihaknya sengaja menyasar warga Kecamatan Babakan Ciparay. Pasalnya, Kecamatan Babakan Ciparay adalah salah satu kecamatan di Kota Bandung yang masih menyisakan warganya yang belum divaksin dalam jumlah yang cukup tinggi, yakni hampir 40.000 orang.
"Walaupun saat ini kasus COVID-19 yang dilaporkan cukup rendah, namun dengan jumlah warga yang belum divaksin cukup tinggi menimbulkan kerentanan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut terhadap bahaya COVID-19," jelasnya.
Gebyar vaksinasi massal tersebut ditangani oleh 80 orang tenaga kesehatan (nakes) dengan jumlah peserta sebanyak 3.700 orang dari target 4.000 orang yang akan divaksin. "Adapun para peserta gebyar vaksinasi massal ini berasal dari Kelurahan Babakan, Babakan Ciparay, Cirangrang, Margahayu Utara, Margasuka, dan Kelurahan Sukahaji," katanya.
Lihat Juga :