Perindo Terapkan Konvensi Rakyat Hadapi Pemilu 2024, Pengamat Politik: Inovasi Luar Biasa Patut Dicontoh
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 04:48 WIB
loading...
A
A
A
“Sejauh ini wacana politik di medsos belum membaik sebab isinya masih sesak dengan kritik provokatif dibanding edukatif,” tandasnya.
Sementara, Pengamat Politik dari Universitas Muhammadiyah Makassar, Luhur A Priyanto mengemukakan, penggunaan teknologi informasi menjadi keniscayaan dalam demokrasi modern. “Partai politik memang perlu beradaptasi dengan tata kelola yang berbasis digital,” katanya.
Baca juga: 2 Tahun Jokowi-Ma'ruf, Sekjen Partai Perindo: Brilian, Jokowi Presiden Kelas Dunia
Meskipun demikian, TI ini katanya, hanyalah alat yang dapat digunakan untuk memudahkan mekanisme rekrutmen politik. Tidak akan banyak membantu, jika partai politik yang bersangkutan tidak melakukan kaderisasi dan memiliki persediaan kader yg memadai.
“Kuncinya di kaderisasi dan pendidikan politik yang konsisten dan berjenjang. Partai yang konsisten melakukan kaderisasi dan pendidikan politik akan memiliki stock kader yang siap ditampilkan pada perebutan jabatan-jabatan politik,” tandasnya.
Sementara, Pengamat Politik dari Universitas Muhammadiyah Makassar, Luhur A Priyanto mengemukakan, penggunaan teknologi informasi menjadi keniscayaan dalam demokrasi modern. “Partai politik memang perlu beradaptasi dengan tata kelola yang berbasis digital,” katanya.
Baca juga: 2 Tahun Jokowi-Ma'ruf, Sekjen Partai Perindo: Brilian, Jokowi Presiden Kelas Dunia
Meskipun demikian, TI ini katanya, hanyalah alat yang dapat digunakan untuk memudahkan mekanisme rekrutmen politik. Tidak akan banyak membantu, jika partai politik yang bersangkutan tidak melakukan kaderisasi dan memiliki persediaan kader yg memadai.
“Kuncinya di kaderisasi dan pendidikan politik yang konsisten dan berjenjang. Partai yang konsisten melakukan kaderisasi dan pendidikan politik akan memiliki stock kader yang siap ditampilkan pada perebutan jabatan-jabatan politik,” tandasnya.
(nic)
Lihat Juga :