Ratusan Korban Gempa di Desa Ban Karangasem Masih Bertahan di Tenda Darurat
Kamis, 21 Oktober 2021 - 13:50 WIB
loading...
Ribuan rumah warga rusak akibat gempa pada Sabtu (16/10/2021) pagi lalu itu. Foto dok/SINDOnews
A
A
A
KARANGASEM - Warga Desa Ban di Kabupaten Karangasem, Bali masih memilih bertahan di tenda darurat setelah gempa magnitudo 4,8 yang mengguncang pada Sabtu (16/10/2021) meluluhlantakkan rumah-rumah mereka. Ratusan warga ini belum diungsikan ke tempat yang lebih aman, sementara rumah mereka tak bisa dijadikan tempat tinggal.
Kepala Posko Tanggap Darurat Bencana, Ida Bagus Ketut Arimbawa mengatakan, sebagian warga ada yang memilih mendirikan tenda darurat di pekarangan rumah masing-masing karena jarak rumah berjauhan di perbukitan. Baca juga: Gempa Guncang Sukabumi, Benda-benda Ringan yang Digantung Bergoyang
"Jarak rumah antarmereka di perbukitan jauh, sehingga tidak mungkin untuk melakukan pengungsian secara komunal," kata Kepala Posko Tanggap Darurat Bencana, Ida Bagus Ketut Arimbawa, Kamis (21/10/2021)
Diketahui, Desa Ban merupakan salah satu desa yang mengalami dampak paling parah akibat gempa Bali. Tenda-tenda darurat terus dibangun oleh TNI untuk para warga.
Selain itu, kata Bagus, untuk distribusi bantuan pangan bagi korban gempa , tidak diberikan dalam bentuk makanan yang sudah jadi. Bantuan diberikan dalam bentuk sembako yang akan dimasak sendiri oleh masing-masing keluarga.
Kepala Posko Tanggap Darurat Bencana, Ida Bagus Ketut Arimbawa mengatakan, sebagian warga ada yang memilih mendirikan tenda darurat di pekarangan rumah masing-masing karena jarak rumah berjauhan di perbukitan. Baca juga: Gempa Guncang Sukabumi, Benda-benda Ringan yang Digantung Bergoyang
"Jarak rumah antarmereka di perbukitan jauh, sehingga tidak mungkin untuk melakukan pengungsian secara komunal," kata Kepala Posko Tanggap Darurat Bencana, Ida Bagus Ketut Arimbawa, Kamis (21/10/2021)
Diketahui, Desa Ban merupakan salah satu desa yang mengalami dampak paling parah akibat gempa Bali. Tenda-tenda darurat terus dibangun oleh TNI untuk para warga.
Selain itu, kata Bagus, untuk distribusi bantuan pangan bagi korban gempa , tidak diberikan dalam bentuk makanan yang sudah jadi. Bantuan diberikan dalam bentuk sembako yang akan dimasak sendiri oleh masing-masing keluarga.
Lihat Juga :