Mengenal Endokarditis, Penyakit Langka yang Rentan Terjadi pada Kondisi Tertentu

Rabu, 20 Oktober 2021 - 22:43 WIB
loading...
Mengenal Endokarditis,...
Penyakit endokarditis terjadi karena infeksi pada endokardium, yaitu lapisan bagian dalam jantung akibat masuknya bakteri ke aliran darah, sehingga menginfeksi bagian jantung yang rusak. Foto ilustrasi SINDOnews
A A A
DEPOK - Penyakit endokarditis terjadi karena infeksi pada endokardium, yaitu lapisan bagian dalam jantung akibat masuknya bakteri ke aliran darah, sehingga menginfeksi bagian jantung yang rusak. Penyakit ini tergolong langka, namun penyakit ini rentan terjadi pada individu dengan kondisi tertentu.

"Misalnya, pada jenis penyakit jantung tertentu, penderita penyakit jantung bawaan, penderita kardiomiopati, dan seseorang dengan katup jantung prostetik," tutur Resident Medical Officer RS Jantung Diagram Siloam Cinere, dr Frendy dalam edukasi kesehatan secara vitual, Selasa (19/10/2021). dr. Frendy. Baca juga: Kenali 6 Jenis Penyakit Jantung yang Sering Terjadi, Mulai dari Koroner hingga Emboli Paru

Menurut dr Frendy, akan lebih baik jika diketahui memiliki endokarditis, harus segera ditangani karena dapat merusak katup jantung dan memicu komplikasi yang berbahaya. Karena itu, lanjutnya, perlu juga diketahui gejala-gejalanya.

Endokarditis memiliki gejala berupa, nyeri dada yang timbul pada saat menarik napas, nyeri sendi otot, lemas karena kelelahan, keringat dingin, sesak napas, bengkak pada kaki atau perut. "Gejala ini bisa dirasakan. Penanganan terbaik secara awal adalah mengadakan konsultasi, terutama melalui konsultasi bersama dokter spesialis," tutur Frendy.

Dijelaskan Frendy, kompilkasi yang sangat mungkin timbul pada penderita endokaritis antara lain kerusakan katup dan gagal jantung. Jika terjadi kerusakan katup, menurutnya, bisa diganti dengan katup jantung biologis. Jenis ini terbuat dari katup jantung sapi, babi, atau manusia. Selain itu ada katup jantung buatan atau disebut juga katup jantung mekanik yanga terbuat dari karbon dan titanium.

Baik katup jantung biologis pun katup mekanik, lanjut Fredny, memiliki kelebihan dan kekurangan. Keuntungan pada katup biologis yaitu bahwa penderita tidak perlu mengkonsumsi obat pengencer darah jangka panjang karena beresiko rendah pembekuan darah. Baca juga: Kolesterol Tinggi, Sakit Punggung dan Nyeri di Sisi Kiri Dada Tak Boleh Diabaikan

"Namun (katup biologis) mempunyai kelemahan antara lain yaitu memiliki daya tahan yang lebih lemah 10-20 tahun saja yang artinya memerlukan tindakan operasi ulang bila katup biologis tersebut mulai rusak," ujarnya.

Sedangkan keunggulan katup mekanik adalah daya tahan yang tentunya lebih kuat dan lama bahkan seumur hidup. "Namun beresiko terbentuknya pembekuan darah dan akan terus minum obat pengencer darah bahkan seumur hidup," tutup dokter Frendy.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kabar Baik, RS Kardiologi...
Kabar Baik, RS Kardiologi Emirates Indonesia Solo Kini Layani Pasien BPJS Kesehatan
Edukasi Pencegahan Penyakit...
Edukasi Pencegahan Penyakit Jantung Digelar di Surabaya, Ini Gejalanya
Torehkan Prestasi Dunia,...
Torehkan Prestasi Dunia, Siloam Hospitals Sriwijaya Lahirkan Program Bayi Tabung ke 300
Grup RS Siloam Buka...
Grup RS Siloam Buka Siloam Clinic Soe di Timor Tengah Selatan
Gangguan Denyut Jantung...
Gangguan Denyut Jantung Bisa Dibantu Pacemaker Mini
RS Siloam Perluas Layanan...
RS Siloam Perluas Layanan Klinik IVF di Kota Lubuklinggau
Jangan Sepelekan Kolesterol...
Jangan Sepelekan Kolesterol Tinggi, Diam-diam Sebabkan Serangan Jantung
Tio Pakusadewo Dirawat...
Tio Pakusadewo Dirawat Akibat Gangguan Jantung, Dewi Irawan Buka Donasi
Kaya Nutrisi, Semangka...
Kaya Nutrisi, Semangka Ternyata Berkhasiat Turunkan Risiko Penyakit Jantung
Rekomendasi
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam, Baca sebelum Maghrib Nanti!
Papan Tulis Sakti Jepang...
Papan Tulis Sakti Jepang Bikin Belanda Mandek
Berita Terkini
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Buka Peluang Global,...
Buka Peluang Global, BRImo Kini Hadirkan Reksa Dana USD Batavia untuk Investor
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Sejumlah Pengurus PPP...
Sejumlah Pengurus PPP Daerah Dorong Polda Metro Jaya Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Infografis
Chronic Venous Insufficiency,...
Chronic Venous Insufficiency, Penyakit yang Diderita Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved