Alih Fungsi Lahan dan Hutan Diduga Jadi Pemicu Banjir Bandang di Lembang
Rabu, 20 Oktober 2021 - 20:59 WIB
loading...
A
A
A
Atas hal tersebut, pihaknya menyarankan agar semua instansi baik Pemda KBB maupun pihak lain dan masyarakat setempat harus sinergi dan menghilangkan ego sektoral. Bagaimana mengembalikan lahan konservasi dan daerah resapan air di Lembang kembali berfungsi sebagai daerah penyangga banjir.
"Upaya itu harus dilakukan untuk menyelamatkan lingkungan khususnya di daerah Lembang dan Kawasan Bandung Utara secara umum," imbuhnya.
Sementara Ketua Forum Penyelamat Bandung Utara (Forbat) Suherman menyebutkan, maraknya alih fungsi lahan dan hutan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan Lembang saat ini kerap dilanda banjir bandang. Untuk itu harus ada pengendalian pembangunan dan penggantian pohon-pohon tua dan rusak dengan pohon baru supaya ekosistem lingkungan tetap terjaga.
"Alih fungsi lahan seperti jadi permukiman tempat wisata harus dibatasi. Tidak ada penggantian pohon-pohon baru membuat kawasan hutan jadi tidak rapat, itu berpengaruh kepada runnoff air," sebutnya.
"Upaya itu harus dilakukan untuk menyelamatkan lingkungan khususnya di daerah Lembang dan Kawasan Bandung Utara secara umum," imbuhnya.
Sementara Ketua Forum Penyelamat Bandung Utara (Forbat) Suherman menyebutkan, maraknya alih fungsi lahan dan hutan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan Lembang saat ini kerap dilanda banjir bandang. Untuk itu harus ada pengendalian pembangunan dan penggantian pohon-pohon tua dan rusak dengan pohon baru supaya ekosistem lingkungan tetap terjaga.
"Alih fungsi lahan seperti jadi permukiman tempat wisata harus dibatasi. Tidak ada penggantian pohon-pohon baru membuat kawasan hutan jadi tidak rapat, itu berpengaruh kepada runnoff air," sebutnya.
(msd)
Lihat Juga :