Poltekpel Banten Sosialisasikan Pencegahan Pencemaran Dalam Pengoperasian Permesinan
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 18:37 WIB
loading...
Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Banten melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Lampung. (Ist)
A
A
A
LAMPUNG - Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Banten melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Lampung. Kegiatan itu diinisiasi oleh Poltekpel Banten bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Panjang, Politeknik Negeri Lampung (Polinela), SDGS Poltekpel Banten, dan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Bandar Lampung.
Kegiatan Sosialisasi tersebut merupakan bentuk dari pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang merupakan salah satu kegiatan tridharma perguruan tinggi yang rutin dilakukan oleh Poltekpel Banten. Kegiatan pengabdian itu dihadiri oleh masyarakat pesisir yang berasal dari Bandar Lampung dan sekitarnya. Masyarakat pesisir tersebut terdiri dari nelayan, pembudidaya kerang hijau, pengolah dan pemasar hasil laut. Adapun jumlah peserta yang mengikuti kegiatan PKM sebanyak 120 orang.
Direktur Poltekpel Banten Heru Widada menambahkan, kegiatan PMK yang dilaksanakan oleh Poltekpel Banten sudah berlangsung sebanyak dua kali. Tahun lalu, kata Heru Widada, Poltekpel Banten juga melakukan PKM dengan sasaran masyarakat pesisir Bandar Lampung. PKM dilaksanakan bekerjasama dengan beberapa pihak agar output yang diharapkan dapat tercapai. ”Program Studi Nautika merupakan inisiator kegiatan PKM ini. Pengabdian kepada masyarakat ini juga merupakan salah satu kegiatan tridharma perguruan tinggi yang rutin dilakukan oleh Poltekpel Banten,” jelasnya.
Tema PKM tersebut adalah pencegahan pencemaran dalam pengoperasian permesinan. Sasarannya masyarakat nelayan di Bandar Lampung. Tema tersebut dinilai sangat cocok dengan sasaran karena masyarakat pesisir adalah kelompok masyarakat yang langsung beririsan langsung dengan mesin kapal dan laut. Alhasil potensi mereka melakukan pencemaran sangat tinggi.
Dalam kegiatan tersebut sejumlah perwakilan Poltekpel Banten dan Polinela menyampaikan materi pencegahan pencemaran dalam pengoperasian permesinan, perawatan mesin kapal dan peraturan tentang limbah kapal (sewage). Materi itu disampaikan oleh Anicitus Agung Nugroho, Heru Widada, R. Herlan Guntoro, Alvian Demas Pramudya, Rama Agus Muluadi, Dona Setya, dan Fauzi Syahputra.
Kegiatan Sosialisasi tersebut merupakan bentuk dari pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang merupakan salah satu kegiatan tridharma perguruan tinggi yang rutin dilakukan oleh Poltekpel Banten. Kegiatan pengabdian itu dihadiri oleh masyarakat pesisir yang berasal dari Bandar Lampung dan sekitarnya. Masyarakat pesisir tersebut terdiri dari nelayan, pembudidaya kerang hijau, pengolah dan pemasar hasil laut. Adapun jumlah peserta yang mengikuti kegiatan PKM sebanyak 120 orang.
Direktur Poltekpel Banten Heru Widada menambahkan, kegiatan PMK yang dilaksanakan oleh Poltekpel Banten sudah berlangsung sebanyak dua kali. Tahun lalu, kata Heru Widada, Poltekpel Banten juga melakukan PKM dengan sasaran masyarakat pesisir Bandar Lampung. PKM dilaksanakan bekerjasama dengan beberapa pihak agar output yang diharapkan dapat tercapai. ”Program Studi Nautika merupakan inisiator kegiatan PKM ini. Pengabdian kepada masyarakat ini juga merupakan salah satu kegiatan tridharma perguruan tinggi yang rutin dilakukan oleh Poltekpel Banten,” jelasnya.
Tema PKM tersebut adalah pencegahan pencemaran dalam pengoperasian permesinan. Sasarannya masyarakat nelayan di Bandar Lampung. Tema tersebut dinilai sangat cocok dengan sasaran karena masyarakat pesisir adalah kelompok masyarakat yang langsung beririsan langsung dengan mesin kapal dan laut. Alhasil potensi mereka melakukan pencemaran sangat tinggi.
Dalam kegiatan tersebut sejumlah perwakilan Poltekpel Banten dan Polinela menyampaikan materi pencegahan pencemaran dalam pengoperasian permesinan, perawatan mesin kapal dan peraturan tentang limbah kapal (sewage). Materi itu disampaikan oleh Anicitus Agung Nugroho, Heru Widada, R. Herlan Guntoro, Alvian Demas Pramudya, Rama Agus Muluadi, Dona Setya, dan Fauzi Syahputra.
Lihat Juga :