Terlambat ke Lokasi Ujian, Peserta Tes CPNS Pemkot Makassar Langsung Gugur
Kamis, 07 Oktober 2021 - 20:00 WIB
loading...
Ilustrasi. Foto: SINDOnews
A
A
A
MAKASSAR - Seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2021 Pemkot Makassar pada hari pertama berjalan lancar. Hanya saja, masih ada pelamar yang tidak hadir mengikuti ujian.
Kepala Bidang Pengadaan dan Informasi Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Muh Ilham Rasul mengatakan, pelamar yang tidak hadir akan langsung dinyatakan gugur.
Baca juga:Tes CPNS Kabupaten Luwu Dilaksanakan Lebih Ketat
Pada hari pertama ini, seleksi untuk pelamar CPNS Pemkot Makassar hanya dilakukan satu sesi. Total peserta yang terdaftar pada hari pertama ini yakni 364 orang.
“Nah, dari 364 yang terdaftar untuk ujian di hari pertama, yang hadir itu hanya 334. Sehingga ada 30 orang yang tidak hadir dalam ujian,” kata Ilo, sapaan karibnya, Kamis (7/10/2021).
Dia menuturkan, ada satu peserta yang telat hadir ke lokasi ujian. Ia datang setelah peserta lainnya sudah berada di ruangan, sehingga tidak bisa lagi melanjutkan proses seleksi. Langsung dinyatakan gugur.
“Satu dari 30 orang itu ada yang datang ke lokasi. Tapi sayangnya dia terlambat. Peserta lainnya sudah masuk ke ruangan dan login. Jadi sudah tidak bisa masuk lagi,” terangnya.
Baca juga: 2.706 Orang Ikut SKD CPNS di Luwu Utara, 324 Pendaftar Tak Hadir
Di hari pertama, lanjutnya, panitia sedikit kewalahan mengatur peserta yang akan masuk ke ruang ujian. Pasalnya, mereka digabung dengan pelamar CPNS dari daerah lain. Sulit membedakan.
“Kita kerepotan sedikit. Tapi alhamdulillah masih bisa berjalan dengan lancar sampai selesai. Kendalanya hanya di situ, mengatur pesertanya karena digabung dalam satu ruangan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Makassar, Andi Siswanta Attas mengemukakan, semua pelamar yang tidak hadir, tanpa keterangan sampai sesi ujian selesai. Kecuali satu orang yang telat datang ke lokasi ujian.
Baca juga: Pelamar CASN di Pemkot Makassar Diingatkan Jangan Percaya Calo
“Besok ada dua sesi ujian. Total pendaftar yang akan ikut sebanyak 1.200 orang. Jadi dibagi 600 orang setiap sesi,” sebut Siswanta.
Sekadar diketahui, khusus di Pemkot Makassar ada 5.181 pendaftar. Sementara, kuota yang tersedia hanya sebanyak 224 untuk semua formasi yang dibuka di Pemkot Makassar .
Kepala Bidang Pengadaan dan Informasi Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Muh Ilham Rasul mengatakan, pelamar yang tidak hadir akan langsung dinyatakan gugur.
Baca juga:Tes CPNS Kabupaten Luwu Dilaksanakan Lebih Ketat
Pada hari pertama ini, seleksi untuk pelamar CPNS Pemkot Makassar hanya dilakukan satu sesi. Total peserta yang terdaftar pada hari pertama ini yakni 364 orang.
“Nah, dari 364 yang terdaftar untuk ujian di hari pertama, yang hadir itu hanya 334. Sehingga ada 30 orang yang tidak hadir dalam ujian,” kata Ilo, sapaan karibnya, Kamis (7/10/2021).
Dia menuturkan, ada satu peserta yang telat hadir ke lokasi ujian. Ia datang setelah peserta lainnya sudah berada di ruangan, sehingga tidak bisa lagi melanjutkan proses seleksi. Langsung dinyatakan gugur.
“Satu dari 30 orang itu ada yang datang ke lokasi. Tapi sayangnya dia terlambat. Peserta lainnya sudah masuk ke ruangan dan login. Jadi sudah tidak bisa masuk lagi,” terangnya.
Baca juga: 2.706 Orang Ikut SKD CPNS di Luwu Utara, 324 Pendaftar Tak Hadir
Di hari pertama, lanjutnya, panitia sedikit kewalahan mengatur peserta yang akan masuk ke ruang ujian. Pasalnya, mereka digabung dengan pelamar CPNS dari daerah lain. Sulit membedakan.
“Kita kerepotan sedikit. Tapi alhamdulillah masih bisa berjalan dengan lancar sampai selesai. Kendalanya hanya di situ, mengatur pesertanya karena digabung dalam satu ruangan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Makassar, Andi Siswanta Attas mengemukakan, semua pelamar yang tidak hadir, tanpa keterangan sampai sesi ujian selesai. Kecuali satu orang yang telat datang ke lokasi ujian.
Baca juga: Pelamar CASN di Pemkot Makassar Diingatkan Jangan Percaya Calo
“Besok ada dua sesi ujian. Total pendaftar yang akan ikut sebanyak 1.200 orang. Jadi dibagi 600 orang setiap sesi,” sebut Siswanta.
Sekadar diketahui, khusus di Pemkot Makassar ada 5.181 pendaftar. Sementara, kuota yang tersedia hanya sebanyak 224 untuk semua formasi yang dibuka di Pemkot Makassar .
(luq)
Lihat Juga :