Bandung PPKM Level 3, ARS University Segera Terapkan Kuliah Hybrid

Kamis, 07 Oktober 2021 - 12:48 WIB
Bandung PPKM Level 3, ARS University Segera Terapkan Kuliah Hybrid
Pengelola Kampus Merdeka di ARS University Ade Mubarok. Foto istimewa
A A A
BANDUNG - ARS University segara menerapkan perkuliahan hybrid learning dan teaching untuk tahun ajaran baru 2021. Metode pembelajaran ini digunakan seiring status Kota Bandung masuk PPKM level 3 dan mulai melandainya kasus COVID-19.

Menurut Ketua Satgas COVID-19 sekaligus Wakil Rektor Non Akademik ARS University Maxsi Ary, metode hybrid learning dan teaching yaitu menggabungkan antara perkuliahan tatap muka dan online. Metode ini memberi peluang kuliah ke kampus bagi mereka yang memenuhi syarat. Baca juga: Jakarta Masih PPKM Level 3, Anies: Jangan Lengah dan Abai Prokes

"Tahun ajaran baru ini, kami akan menerapkan pembelajaran hybrid learning dan teaching berdasarkan surat edaran yang sudah kami terima. Ini karena pandemi masih berlangsung, namun sudah cenderung terkendali," kata Maxsi usai meninjau gebyar Kampus Merdeka.

Menurut dia, model hybrid learning dan teaching saat ini menjadi salah satu solusi. Karena jika mengikuti keinginan mahasiswa tentunya mereka ingin kembali ke kampus untuk mengikuti perkuliahan tatap muka. Namun melihat kondisi saat ini, proses PTM belum bisa digelar secara penuh.



Pada pelaksanaannya, kata dia, tidak semua matakuliah yang akan menerapkan model hybrid learning dan teaching. Pihaknya mengutamakan matakuliah yang bermuatan praktik terlebih dahulu. Setelah berjalan, nanti akan ada evaluasi. "Jadi penerapan proses hybrid learning dan teaching ini akan dilaksanakan secara bertahap," ujar dia. Baca juga: Jumlah Siswa Terpapar Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah, Rata-rata Gejala Ringan

Pada penerapan metode ini, ada syarat dan ketentuan yang harus diikuti. Seperti mahasiswa yang boleh mengikuti perkuliahan dikampus memiliki domisili yang tidak jauh dari kampus atau berada di Kota Bandung. Kemudian sudah mendapatkan vaksin minimal satu kali dan dibuktikan dengan sertifikat vaksin. Serta meng-upload surat ijin dari orang tua jika mahasiswa berusia di bawah 21 tahun.

Sementara itu, pengelola Kampus Merdeka di ARS University Ade Mubarok mengatakan, program hybrid learning dan teaching juga diharapkan dapat mendukung implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Pada program MBKM, ARS mewujudkannya salah satunya adalah pertukaran mahasiswa atau istilahnya mahasiswa in-bound.

"Saat ini tercatat ada sekitar 20 mahasiswa in-bound yang ada di ARS University, dan mereka berasal dari Perguruan Tinggi yang berada di luar pulau Jawa. Nantinya hybrid learning dan teaching ini diharapkan dapat membuat mahasiswa in-bound merasakan bagaimana kuliah di Kota Bandung," jelas dia.

Program tersebut, selain belajar sesuai minat atau program studi tapi ada pertukaran budaya yang nantinya secara tidak langsung akan terjadi.
(don)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1571 seconds (10.101#12.26)