Geliatkan Ekonomi Masyarakat Papua Lewat PEN Mangrove
Kamis, 07 Oktober 2021 - 11:41 WIB
loading...
Penanaman mangrove seluas 50 hektare di Kampung Maibo, Sorong, Papua Barat disambut antusias oleh warga. (Ist)
A
A
A
PAPUA - Penanaman mangrove seluas 50 hektare di Kampung Maibo, Sorong, Papua Barat disambut antusias oleh warga.
Kepala Kampung Maibo Sudin Simurut menilai rehabilitasi mangrove yang dilakukan oleh Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) melalui Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sangat bermanfaat.
“Dari upah penanaman mangrove, warga mendapatkan uang harian. Untuk pembayaran upah menanam mangrove ditransfer langsung ke rekening warga,” ujar Sudin Simurut.
Bahkan, lanjut Sudin, uang itu juga digunakan sebagian warga untuk membuka usaha baru dan membeli motor sebagai sarana transportasi anak-anak mereka ke sekolah.
“Ibu-ibu yang mendapat upah dari menanam mangrove kini bisa membuka usaha baru, beli motor bekas untuk antar anak mereka ke sekolah, bisa membeli alat perlengkapan sekolah, dan sisanya bisa penuhi kebutuhan dapur,” ungkapnya.
Kepala Kampung Maibo Sudin Simurut menilai rehabilitasi mangrove yang dilakukan oleh Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) melalui Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sangat bermanfaat.
“Dari upah penanaman mangrove, warga mendapatkan uang harian. Untuk pembayaran upah menanam mangrove ditransfer langsung ke rekening warga,” ujar Sudin Simurut.
Bahkan, lanjut Sudin, uang itu juga digunakan sebagian warga untuk membuka usaha baru dan membeli motor sebagai sarana transportasi anak-anak mereka ke sekolah.
“Ibu-ibu yang mendapat upah dari menanam mangrove kini bisa membuka usaha baru, beli motor bekas untuk antar anak mereka ke sekolah, bisa membeli alat perlengkapan sekolah, dan sisanya bisa penuhi kebutuhan dapur,” ungkapnya.
Lihat Juga :