Imbas Pandemi Covid-19, Pengangguran Asahan Meningkat
Selasa, 02 Juni 2020 - 17:08 WIB
loading...
A
A
A
Pada 2018, jumlah pengangguran sebanyak 17.727 orang. Peningkatan itu sejalan dengan meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dari 5,26 persen pada 2018, menjadi 6,86 persen pada 2019.
Bila dlihat dari pendidikan yang ditamatkan, ada sebanyak 16.517 orang berpendidikan SMA ke atas atau 73,60 persen yang menganggur. Dan selebihnya, berpendidikan SMP ke bawah, yaitu 5.924 orang atau 26,40 persen.
Menurut Edy, sejumlah faktor menjadi alasan terkait peningkatan pengangguran itu. Di antaranya, akibat minimnya lapangan pekerjaan dan tidak adanya investasi baru. "Lapangan kerja minim. Sementara investasi baru juga tidak ada. Ditambah lagi, ada 2 perusahaan besar yang sudah tutup, baru-baru ini," kata Edy.
Terkait persoalan itu, lanjut Edy, pihaknya seolah tak berdaya menekan laju pertambahan angka pengangguran itu. Hampir seluruh kegiatan yang berkenaan dengan ketenagakerjaan di realokasikan guna mencegah penyebaran Covid-19.
Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah memfasilitasi para pencari kerja guna mengikuti program pengembangan kompetensi yang diluncurkan Pemerintah Pusat, yaitu Program Kartu Pra Kerja. "Dari data terakhir yang kami terima, sebanyak 724 orang telah dinyatakan lulus," pungkasnya.
Bila dlihat dari pendidikan yang ditamatkan, ada sebanyak 16.517 orang berpendidikan SMA ke atas atau 73,60 persen yang menganggur. Dan selebihnya, berpendidikan SMP ke bawah, yaitu 5.924 orang atau 26,40 persen.
Menurut Edy, sejumlah faktor menjadi alasan terkait peningkatan pengangguran itu. Di antaranya, akibat minimnya lapangan pekerjaan dan tidak adanya investasi baru. "Lapangan kerja minim. Sementara investasi baru juga tidak ada. Ditambah lagi, ada 2 perusahaan besar yang sudah tutup, baru-baru ini," kata Edy.
Terkait persoalan itu, lanjut Edy, pihaknya seolah tak berdaya menekan laju pertambahan angka pengangguran itu. Hampir seluruh kegiatan yang berkenaan dengan ketenagakerjaan di realokasikan guna mencegah penyebaran Covid-19.
Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah memfasilitasi para pencari kerja guna mengikuti program pengembangan kompetensi yang diluncurkan Pemerintah Pusat, yaitu Program Kartu Pra Kerja. "Dari data terakhir yang kami terima, sebanyak 724 orang telah dinyatakan lulus," pungkasnya.
(nfl)
Lihat Juga :