Pria di Makassar Dikeroyok dan Dipanah karena Dikira Jambret
Rabu, 06 Oktober 2021 - 22:06 WIB
loading...
A
A
A
RS yang kaget, menurut Ilham, lari ke arah Jalan Onta Lama dan bersembunyi di dalam warung bakso. "Pelaku juga merusak warung dan mengacak-acak barang pecah belah di TKP," katanya.
Baca juga: Rombongan Bupati Fakfak Hilang Kontak di Laut Sorong
Dia mengatakan, korban sempat berlindung dari serangan bertubi-tubi dengan memegang kursi kayu di tangan kirinya sebagai penghalang lontaran anak panah.
"Dari rekaman CCTV yang kita dapatkan begitu. Korban juga sempat mengejar para pelaku dengan parang yang diambil di dalam warung. Jadi tangan kiri bawa bangku, tangan satunya pegang parang," ujar Ilham.
Selain dikeroyok, korban juga mengaku kehilangan ponsel merek Oppo A5 2020, putih. Hasil interogasi sejauh ini, para pelaku mengaku mengejar dan mengeroyoknya karena mendengar teriakan jambret.
"Jadi lelaki AD yang saat ini masih dalam pengajaran meneriaki korban, terus para pelaku ini mendengar dan mengejar korban. Ada dua yang masih DPO, lelaki AD dan lelaki MT," paparnya.
Baca juga: Rombongan Bupati Fakfak Hilang Kontak di Laut Sorong
Dia mengatakan, korban sempat berlindung dari serangan bertubi-tubi dengan memegang kursi kayu di tangan kirinya sebagai penghalang lontaran anak panah.
"Dari rekaman CCTV yang kita dapatkan begitu. Korban juga sempat mengejar para pelaku dengan parang yang diambil di dalam warung. Jadi tangan kiri bawa bangku, tangan satunya pegang parang," ujar Ilham.
Selain dikeroyok, korban juga mengaku kehilangan ponsel merek Oppo A5 2020, putih. Hasil interogasi sejauh ini, para pelaku mengaku mengejar dan mengeroyoknya karena mendengar teriakan jambret.
"Jadi lelaki AD yang saat ini masih dalam pengajaran meneriaki korban, terus para pelaku ini mendengar dan mengejar korban. Ada dua yang masih DPO, lelaki AD dan lelaki MT," paparnya.
Lihat Juga :