Cemari Sungai Cilamaya hingga Menghitam dan Bau, Pabrik Tapioka di Karawang Disegel
Selasa, 05 Oktober 2021 - 12:06 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Uu, operasional pabrik terpaksa dihentikan karena limbah yang dibuang pabrik tersebut telah mencemari Daerah Aliran Sungai (DAS) Cilamaya. Akibatnya, Sungai Cilamaya menghitam dan bau hingga mengganggu ekosistem makhluk hidup dan masyarakat sekitar.
"Masyarakat meminta, sampai 'ceuk orang Sunda mah ngalengis' (kata orang Sunda mah menangis) karena memang bau, air tidak bisa dimanfaatkan," kata Uu.
Baca juga: Selundupkan Ganja 45 Kg, Andika N Pratama Ditangkap BNNP Jambi
Uu menjelaskan bahwa penghentian operasional pabrik yang dilakukan Senin (4/10/2021) kemarin itu merupakan langkah lanjutan dari beberapa kali teguran tertulis yang dilayangkan pihak berwenang, namun tidak ditanggapi serius oleh pengelola pabrik.
"Kami minta, selama seminggu ditutup. Ini semua kami lakukan supaya ada progres yang lebih baik sesuai dengan aturan yang ada," tegas Uu.
"Masyarakat meminta, sampai 'ceuk orang Sunda mah ngalengis' (kata orang Sunda mah menangis) karena memang bau, air tidak bisa dimanfaatkan," kata Uu.
Baca juga: Selundupkan Ganja 45 Kg, Andika N Pratama Ditangkap BNNP Jambi
Uu menjelaskan bahwa penghentian operasional pabrik yang dilakukan Senin (4/10/2021) kemarin itu merupakan langkah lanjutan dari beberapa kali teguran tertulis yang dilayangkan pihak berwenang, namun tidak ditanggapi serius oleh pengelola pabrik.
"Kami minta, selama seminggu ditutup. Ini semua kami lakukan supaya ada progres yang lebih baik sesuai dengan aturan yang ada," tegas Uu.
Lihat Juga :