Dewan Ingatkan Pemkot Makassar Soal Rencana Pembukaan Sekolah
Selasa, 02 Juni 2020 - 14:41 WIB
loading...
DPRD Makassar mengingatkan pemerintah terkait rencana pembukaan sekolah. Foto: Sindonews/Maman Sukirman
A
A
A
MAKASSAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar , mengingatkan pemerintah agar mengkaji lebih dalam terkait pengaktifan kembali sekolah.
Terlebih sudah ada perwali 31/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Protokol Kesehatan di Kota Makassar, termasuk yang akan dilakukan di sekolah.
Anggota Komisi D Bidang Kesra DPRD Kota Makassar Al Hidayat Syamsu, menuturkan bahwa pemerintah kota Makassar saat ini justru telah salah arah dalam mengambil keputusan dengan menggelar pertemuan langsung antar murid. Selain dapat menyebabkan kasus baru, ada persoalan psikologis yang terjadi di kalangan orang tua jika hal ini diselenggarakan nantinya.
Pemerintah kota, Kata Hidayat semestinya mempertimbangkan faktor psikologis keluarga dari siswa, ada kecenderungan mereka belum yakin dengan metode tersebut sehingga menimbulkan kekhawatiran penularan dapat terjadi ke mereka melalui anaknya di sekolah.
Baca Juga: Dinilai Terlalu Agresif, Dewan Minta Pj Wali Kota Patuh Kebijakan Pusat
"Terkait pendidikan, sekarang setelah masyarakat, sudah ada keluar perwali SD dan SMP (memperbolehkan tatap muka langsung), orang tua itu was-was dan tingkat keraguannya sangat tinggi ini orang tua," kata Hidayat.
Terlebih sudah ada perwali 31/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Protokol Kesehatan di Kota Makassar, termasuk yang akan dilakukan di sekolah.
Anggota Komisi D Bidang Kesra DPRD Kota Makassar Al Hidayat Syamsu, menuturkan bahwa pemerintah kota Makassar saat ini justru telah salah arah dalam mengambil keputusan dengan menggelar pertemuan langsung antar murid. Selain dapat menyebabkan kasus baru, ada persoalan psikologis yang terjadi di kalangan orang tua jika hal ini diselenggarakan nantinya.
Pemerintah kota, Kata Hidayat semestinya mempertimbangkan faktor psikologis keluarga dari siswa, ada kecenderungan mereka belum yakin dengan metode tersebut sehingga menimbulkan kekhawatiran penularan dapat terjadi ke mereka melalui anaknya di sekolah.
Baca Juga: Dinilai Terlalu Agresif, Dewan Minta Pj Wali Kota Patuh Kebijakan Pusat
"Terkait pendidikan, sekarang setelah masyarakat, sudah ada keluar perwali SD dan SMP (memperbolehkan tatap muka langsung), orang tua itu was-was dan tingkat keraguannya sangat tinggi ini orang tua," kata Hidayat.
Lihat Juga :