Kasus Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Oknum Pamen TNI AU, Polisi Militer Minta Pelapor Lengkapi Bukti

Kamis, 30 September 2021 - 16:13 WIB
loading...
Kasus Dugaan Penipuan...
Kasus dugaan penipuan dan pengelapan ratusan miliar rupiah terkait pembelian beras yang diduga dilakukan oknum Pamen TNI AU Letkol DA bersama istrinya RJAN alias Jo terus diusut aparat penegak hukum. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kasus dugaan penipuan dan pengelapan ratusan miliar rupiah terkait pembelian beras yang diduga dilakukan oknum Pamen TNI AU Letkol DA bersama istrinya RJAN alias Jo terus diusut aparat penegak hukum. Satuan Polisi Militer TNI AU Lanud Halim Perdana Kusuma meminta pihak pelapor melengkapi berkas pelaporannya.

Hal ini disampaikan Kasubdis Penerangan Umum TNI AU Kol Pnb Alfian kepada SINDOnews.

Baca : Kasus Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Oknum Pamen TNI AU dan Istrinya Mulai Diusut Pomau dan Polda

"TNI AU saat ini masih melakukan penyelidikan atas laporan masyarakat yang melaporkan salah satu oknum prajurit TNI AU atas nama Letkol DA ke Satpom Lanud Halim dengan atas dugaan penipuan," kata Kasubdis Penerangan Umum TNI AU, Rabu 29 September 2021.

Dimana sebelumnya Letkol Lek DA dilaporkan oleh Ivan A Sustiawan ke Satuan Polisi Militer TNI AU Lanud Halim Perdana Kusuma dengan No Laporan Polisi Nomor POM-405/A/IDIOK-44/ix/2021/HLM pada tanggal 6 September 2021.

Perwira menengah di Dispen AU ini menambahkan, pihaknya belum memeriksa Letkol Lek DA terkait kasus ini. Tapi masih berkonsentrasi melakukan pemanggilan terhadap saksi pelapor.

"Jadi sementara kita masih memanggil saksi yang melaporkan untuk melengkapi data-data dan dokumen untuk proses penyelidikan," timpalnya.

Sementara untuk kasus yang diduga melibatkan RJAN alias Jo juga tengah diselidiki Polda Metro Jaya. Dimana ada sejumlah saksi yang telah diperiksa diantaranya Galih Prasetyo, mantan karyawan PT Tanihub yang bertugas sebagai karyawan bagian administrasi.

Baca juga : Janji Keuntungan Rp12,5 Miliar Tak Terealisasi, Perwira Tinggi TNI AU Minta Uang Dikembalikan


Menurut Galih Prasetyo, dirinya telah memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada hari Rabu 22 September 2021 lalu. Galih mengaku diperiksa mulai pukul 13.00-16.00 WIB di Polda Metro Jaya.

"Saya ditanya seputar flow kegiatan jual beli beras. Saat itu saya bertugas sebagai pic operasional PT Tanihub ya tugasnya mencatat dan mengurus administrasi mulai barang datang," kata Galih saat dihubungi melalui ponselnya, Jumat (24/9/2021).

Galih mengaku tidak tahu menahu soal perjanjian PT Tanihub dengan Jo dan suaminya Letkol Lek DA. "Kalau soal perjanjian yang urus tim legal. Sementara untuk pembayaran yang urus tim finance," timpalnya.

Menurut Galih saat ini dirinya sudah tidak lagi bekerja di PT Tanihub mulai bulan Mei 2021 lalu. Namun dia mau dimintai tolong oleh manajemen PT Tanihub yang juga mantan bosnya untuk menjadi saksi dari kasus yang tengah bergulir di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Terpisah Kabid Humas Polda Mero Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat dihubungi terkait perkembangan pelaporan kasus tersebut belum menjawab pesan yang dilayangkan wartawan MNC Portal Indonesia.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Ungkap Modus...
Polisi Ungkap Modus Pasutri Pemilik WO Marwah: Gali Lubang Tutup Lubang
Jadi Tersangka, Bos...
Jadi Tersangka, Bos WO di Jaktim yang Tipu Puluhan Calon Pengantin Ditahan
Polisi Ringkus Owner...
Polisi Ringkus Owner WO di Jaktim yang Tipu Puluhan Calon Pengantin hingga Rp2,6 Miliar
Rismon Sianipar Dilaporkan...
Rismon Sianipar Dilaporkan ke Polda Metro Jaya soal Dugaan Penipuan Buku Gibran End Game
Lurah Kalisari dan Kasubdin...
Lurah Kalisari dan Kasubdin Bakal Diperiksa Kasus Pengaduan Parkir Liar Dibalas dengan Foto Editan AI
Sahabat Polisi Bakal...
Sahabat Polisi Bakal Laporkan Pemilik Akun Pembuat Hoaks Penggelapan Barang Bukti di Polres Tangsel
Davina Karamoy Kembalikan...
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Minta Tunda Pemeriksaan hingga 29 Juni 2026
Rekomendasi
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Berita Terkini
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Infografis
Spesifikasi Pesawat...
Spesifikasi Pesawat Super Hercules Baru TNI AU, C-130J-30
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved