Polisi Mulai Dalami Pengadaan Sembako di Dinsos Makassar
Selasa, 02 Juni 2020 - 08:23 WIB
loading...
A
A
A
"Lidik sudah hampir penyidikan, karena dari lidik ini kami mengumpulkan bukti-bukti," tukasnya.
Menanggapi hal itu, Dewan Perwakilan Daerah Aliansi Peduli Anti Korupsi (APAK) melalui Ketuanya, Mastan mendesak Dinas Sosial Kota Makassar untuk berterus terang dan menyebut sejumlah nama yang terlibat.
“Sudah waktunya Dinsos buka-bukaan saja. Beberkan saja semua yang terlibat didalamnya agar semua masyarakat tahu dan penyidik segera memeriksanya lebih dalam,” ujarnya.
Korupsi terhadap bantuan sembako, lanjut dia, merupakan kejahatan kemanusian yang sangat luar biasa. Sehingga tidak boleh ditoleransi sedikit pun.
“Kami dukung penuh Polda Sulsel usut tuntas kasus ini dan seret semua yang terlibat dalam penyelewengan hingga mark up anggaran paket sembako itu,” tegas Mastan.
Dia juga berharap pegiat anti korupsi lainnya, turut serta berperan membantu Polda Sulsel dalam memaksimalkan pengusutan kegiatan yang merugikan masyarakat dan negara tersebut.
“Potensi dikorupsi memang sangat terbuka. Belum lagi masih banyak masyarakat Makassar yang menjerit karena tidak kebagian sembako sementara mereka bagian yang terkena dampak pandemi,” ujar Mastan.
Menanggapi hal itu, Dewan Perwakilan Daerah Aliansi Peduli Anti Korupsi (APAK) melalui Ketuanya, Mastan mendesak Dinas Sosial Kota Makassar untuk berterus terang dan menyebut sejumlah nama yang terlibat.
“Sudah waktunya Dinsos buka-bukaan saja. Beberkan saja semua yang terlibat didalamnya agar semua masyarakat tahu dan penyidik segera memeriksanya lebih dalam,” ujarnya.
Korupsi terhadap bantuan sembako, lanjut dia, merupakan kejahatan kemanusian yang sangat luar biasa. Sehingga tidak boleh ditoleransi sedikit pun.
“Kami dukung penuh Polda Sulsel usut tuntas kasus ini dan seret semua yang terlibat dalam penyelewengan hingga mark up anggaran paket sembako itu,” tegas Mastan.
Dia juga berharap pegiat anti korupsi lainnya, turut serta berperan membantu Polda Sulsel dalam memaksimalkan pengusutan kegiatan yang merugikan masyarakat dan negara tersebut.
“Potensi dikorupsi memang sangat terbuka. Belum lagi masih banyak masyarakat Makassar yang menjerit karena tidak kebagian sembako sementara mereka bagian yang terkena dampak pandemi,” ujar Mastan.
Lihat Juga :