Positivity Rate Covid-19 di Sulsel 1,10%, Lebih Rendah dari Standar WHO
Rabu, 29 September 2021 - 16:23 WIB
loading...
Ilustrasi. Foto: SINDOnews
A
A
A
MAKASSAR - Pandemi Covid-19 di Indonesia semakin melandai. Sama halnya di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Dinas Kesehatan Sulsel mencatat, angka positivity rate harian Covid-19 kembali turun selama sepekan terakhir ini.
Senin 27 September, angka positivity rate harian Covid-19 di Sulsel berada pada angka 1,10%. Angka ini semakin turun jauh di bawah standar yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 5%. Pada Minggu 26 September, angka positivity rate 1,53%.
Baca juga:Bupati Pinrang Minta Insan Media Bantu Pemerintah Tangkal Hoaks
Dari jumlah orang yang diperiksa (testing) sebanyak 6.748 orang, dengan angka positivity rate 1,10%. Jumlah kasus aktif pun semakin berkurang, sebanyak 30 orang, sehingga total kasus aktif (pasien positif Covid-19 yang masih menjalani perawatan di rumah sakit atau sedang isolasi mandiri) tinggal menjadi 1.907 orang atau 1,76%. Dengan total terkonfirmasi positif sebanyak 108.406.
Sementara untuk angka kesembuhan, bertambah 85 orang, sehingga total yang sembuh menjadi 104.298 orang atau 96,21%. Angka itu pun melebihi rata-rata nasional yang berada pada angka 95,7%.
Untuk kasus meninggal dunia tanggal 27 September sebanyak 3 orang, sehingga total kematian akibat Covid-19 menjadi 2.201 orang atau 2,03%. Angka itu pun di bawah nasional yang berada pada 3,3%.
Positivity rate merupakan perbandingan antara jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah tes yang dilakukan. Hal ini menunjukkan positivity rate di Sulsel telah kurang dari standar WHO di bawah 5%, yaitu, 1,10%. Hal itu pun menunjukkan bahwa penularan Covid-19 di Sulsel mulai terkendali.
Baca juga:Bupati Bantaeng Peringatkan ASN Agar Tak Berusaha Mencari Jabatan
Capaian itu pun atas atas upaya saling bahu-membahu Satgas Covid-19 bersama para unsur Forkopimda di Sulsel untuk penanganan pandemi virus corona. Terlebih beberapa program yang dicanangkan oleh Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dalam upaya menekan penyebaran Covid-19.
Di antaranya upaya kebut vaksinasi dengan menghadirkan Mobile Vaccinator; menyiapkan fasilitas isolasi terintegrasi (FIT); hingga menyediakan fasilitas kesehatan seperti HFNC merupakan alat untuk membantu pernapasan oksigen aliran tinggi.
"Alhamdulillah, Covid-19 mulai melandai. Angka positivity rate juga semakin menurun, dan sudah kurang dari 5%. Namun kita terus melakukan upaya untuk kebut vaksinasi guna membangun herd immunity (kekebalan kelompok) di masyarakat," ungkap Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Selasa (28/9/2021).
Baca juga:Level PPKM Turun, Penumpang Bandara Sultan Hasanuddin Naik 6%
Andi Sudirman pun menghimbau masyarakat, untuk tidak boleh lengah dan senantiasa disiplin akan pentingnya protokol kesehatan. "Tetap waspada, kita tahu virus corona masih di sekitar kita. Tetap jaga protokol kesehatan, jaga iman dan imun," pungkasnya.
Untuk data cakupan vaksinasi Covid-19 di Sulsel hingga tanggal 27 September 2021, capaian vaksinasi dosis pertama sebanyak 2.293.320 orang. Untuk vaksinasi dosis kedua telah mencapai 1.303.992.
Senin 27 September, angka positivity rate harian Covid-19 di Sulsel berada pada angka 1,10%. Angka ini semakin turun jauh di bawah standar yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 5%. Pada Minggu 26 September, angka positivity rate 1,53%.
Baca juga:Bupati Pinrang Minta Insan Media Bantu Pemerintah Tangkal Hoaks
Dari jumlah orang yang diperiksa (testing) sebanyak 6.748 orang, dengan angka positivity rate 1,10%. Jumlah kasus aktif pun semakin berkurang, sebanyak 30 orang, sehingga total kasus aktif (pasien positif Covid-19 yang masih menjalani perawatan di rumah sakit atau sedang isolasi mandiri) tinggal menjadi 1.907 orang atau 1,76%. Dengan total terkonfirmasi positif sebanyak 108.406.
Sementara untuk angka kesembuhan, bertambah 85 orang, sehingga total yang sembuh menjadi 104.298 orang atau 96,21%. Angka itu pun melebihi rata-rata nasional yang berada pada angka 95,7%.
Untuk kasus meninggal dunia tanggal 27 September sebanyak 3 orang, sehingga total kematian akibat Covid-19 menjadi 2.201 orang atau 2,03%. Angka itu pun di bawah nasional yang berada pada 3,3%.
Positivity rate merupakan perbandingan antara jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah tes yang dilakukan. Hal ini menunjukkan positivity rate di Sulsel telah kurang dari standar WHO di bawah 5%, yaitu, 1,10%. Hal itu pun menunjukkan bahwa penularan Covid-19 di Sulsel mulai terkendali.
Baca juga:Bupati Bantaeng Peringatkan ASN Agar Tak Berusaha Mencari Jabatan
Capaian itu pun atas atas upaya saling bahu-membahu Satgas Covid-19 bersama para unsur Forkopimda di Sulsel untuk penanganan pandemi virus corona. Terlebih beberapa program yang dicanangkan oleh Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dalam upaya menekan penyebaran Covid-19.
Di antaranya upaya kebut vaksinasi dengan menghadirkan Mobile Vaccinator; menyiapkan fasilitas isolasi terintegrasi (FIT); hingga menyediakan fasilitas kesehatan seperti HFNC merupakan alat untuk membantu pernapasan oksigen aliran tinggi.
"Alhamdulillah, Covid-19 mulai melandai. Angka positivity rate juga semakin menurun, dan sudah kurang dari 5%. Namun kita terus melakukan upaya untuk kebut vaksinasi guna membangun herd immunity (kekebalan kelompok) di masyarakat," ungkap Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Selasa (28/9/2021).
Baca juga:Level PPKM Turun, Penumpang Bandara Sultan Hasanuddin Naik 6%
Andi Sudirman pun menghimbau masyarakat, untuk tidak boleh lengah dan senantiasa disiplin akan pentingnya protokol kesehatan. "Tetap waspada, kita tahu virus corona masih di sekitar kita. Tetap jaga protokol kesehatan, jaga iman dan imun," pungkasnya.
Untuk data cakupan vaksinasi Covid-19 di Sulsel hingga tanggal 27 September 2021, capaian vaksinasi dosis pertama sebanyak 2.293.320 orang. Untuk vaksinasi dosis kedua telah mencapai 1.303.992.
(luq)
Lihat Juga :