KTH Optimis Rampungkan Target Rehabilitasi Mangrove BRGM di Bagan Asahan Sesuai Target
Rabu, 29 September 2021 - 11:23 WIB
loading...
A
A
A
“Jika sedang air pasang mati biasanya kami libur, akhirnya di darat kami kerjakan untuk buat pagarnya dulu. Namun kami kejar terus optimalkan agar proyek penanaman mangrove ini bisa lebih cepat selesai,” ” ungkap Rustam.
Dari target 134 hektare, Rustam menyebut kelompoknya yang terdiri dari 40 orang itu sudah berhasil menanam 10 hektare, selama kurang lebih dua minggu. Program penanaman mangrove ini juga dinilai sangat positif dan bisa menggerakan perekonomian warga. Baca: Nilai Indeks Anti Korupsi Rutan Salatiga Tembus 98,10.
“Untuk masyarakat banyak manfaatnya, program ini bisa ada orang hari-hari bekerja. Waktu pembibitan juga antusias, kita gaji mamak-mamak di situ,” pungkasnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Perencanaan dan Evaluasi, Satyawan Budiyatmoko, menyebut percepatan rehabilitasi mangrove merupakan salah satu upaya dalam menjalankan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga kelestarian ekosistem mangrove secara berkelanjutan.
“Rehabilitasi mangrove ini adalah kegiatan yang digulirkan pemerintah untuk masyarakat. Di mana nantinya warga akan mendapatkan manfaat ekonomi dalam jangka panjang,” ujar Satyawan. Baca Juga: Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro Berseteru, Khofifah Pilih Bungkam.
“Program ini juga diharapkan dapat membuat ekosistem mangrove lebih lestari, dikelola berkelanjutan, memberikan keuntungan ekonomi serta meningkatkan daya beli masyarakat,” pungkasnya.
Dari target 134 hektare, Rustam menyebut kelompoknya yang terdiri dari 40 orang itu sudah berhasil menanam 10 hektare, selama kurang lebih dua minggu. Program penanaman mangrove ini juga dinilai sangat positif dan bisa menggerakan perekonomian warga. Baca: Nilai Indeks Anti Korupsi Rutan Salatiga Tembus 98,10.
“Untuk masyarakat banyak manfaatnya, program ini bisa ada orang hari-hari bekerja. Waktu pembibitan juga antusias, kita gaji mamak-mamak di situ,” pungkasnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Perencanaan dan Evaluasi, Satyawan Budiyatmoko, menyebut percepatan rehabilitasi mangrove merupakan salah satu upaya dalam menjalankan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga kelestarian ekosistem mangrove secara berkelanjutan.
“Rehabilitasi mangrove ini adalah kegiatan yang digulirkan pemerintah untuk masyarakat. Di mana nantinya warga akan mendapatkan manfaat ekonomi dalam jangka panjang,” ujar Satyawan. Baca Juga: Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro Berseteru, Khofifah Pilih Bungkam.
“Program ini juga diharapkan dapat membuat ekosistem mangrove lebih lestari, dikelola berkelanjutan, memberikan keuntungan ekonomi serta meningkatkan daya beli masyarakat,” pungkasnya.
(nag)
Lihat Juga :