Inovasi Pupuk Kaltim Raih Penghargaan Subroto 2021 dari Kementerian ESDM RI
Rabu, 29 September 2021 - 08:47 WIB
loading...
A
A
A
"Kualitas udara di lingkungan tempat kerja dan penduduk sekitar juga meningkat. Bahkan dari inovasi ini, margin dari penjualan produk Urea juga turut meningkat," ujar Rahmad Pribadi.
Inovasi ini juga telah dilaporkan secara resmi kepada pemilik lisensor teknologi Urea Snamprogetti dari Italia. Sebagai salah satu modifikasi ammonia recovery yang berhasil, peluang teknologi yang sama untuk diterapkan di perusahaan lain di dunia sangat besar. Baca: Baznas Jatim Jadi Orang Tua Asuh 150 Anak Yatim Terdampak COVID-19.
"Pupuk Kaltim telah menjadi perusahaan yang dijadikan tempat studi dan benchmarking pengoperasian pabrik dari perusahaan luar negeri, salah satunya perusahaan Amoniak dan Urea dari Uzbekistan, Navoizayot Fertilizer, yang mempelajari khusus mengenai LP Ammonia Absorber," terang Rahmad Pribadi.
Menteri ESDM RI Arifin Tasrif mengatakan bahwa Penghargaan Subroto merupakan penghargaan tertinggi sektor sumber daya energi dan mineral yang diberikan kepada para pemangku kepentingan yang telah melakukan kinerja terbaik, sebagai refleksi semangat Bapak Prof. Subroto (Menteri Pertambangan dan Energi RI Periode 1978-1988) dalam memajukan sektor ESDM di Indonesia. Baca Juga: 5 Fakta Aliran Hakdzat yang Gegerkan Warga Pandeglang.
"Dari tahun ke tahun, sektor ESDM memiliki peran penting dalam perekonomian nasional dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Di tengah kondisi pandemi yang mulai terkendali, kinerja sektor ESDM mulai bangkit dan menunjukkan peningkatan dengan kebijakan dan pencapaian strategis," pungkasnya.
Inovasi ini juga telah dilaporkan secara resmi kepada pemilik lisensor teknologi Urea Snamprogetti dari Italia. Sebagai salah satu modifikasi ammonia recovery yang berhasil, peluang teknologi yang sama untuk diterapkan di perusahaan lain di dunia sangat besar. Baca: Baznas Jatim Jadi Orang Tua Asuh 150 Anak Yatim Terdampak COVID-19.
"Pupuk Kaltim telah menjadi perusahaan yang dijadikan tempat studi dan benchmarking pengoperasian pabrik dari perusahaan luar negeri, salah satunya perusahaan Amoniak dan Urea dari Uzbekistan, Navoizayot Fertilizer, yang mempelajari khusus mengenai LP Ammonia Absorber," terang Rahmad Pribadi.
Menteri ESDM RI Arifin Tasrif mengatakan bahwa Penghargaan Subroto merupakan penghargaan tertinggi sektor sumber daya energi dan mineral yang diberikan kepada para pemangku kepentingan yang telah melakukan kinerja terbaik, sebagai refleksi semangat Bapak Prof. Subroto (Menteri Pertambangan dan Energi RI Periode 1978-1988) dalam memajukan sektor ESDM di Indonesia. Baca Juga: 5 Fakta Aliran Hakdzat yang Gegerkan Warga Pandeglang.
"Dari tahun ke tahun, sektor ESDM memiliki peran penting dalam perekonomian nasional dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Di tengah kondisi pandemi yang mulai terkendali, kinerja sektor ESDM mulai bangkit dan menunjukkan peningkatan dengan kebijakan dan pencapaian strategis," pungkasnya.
(nag)
Lihat Juga :