Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Sarat Misteri, Begini Penjelasan Kriminolog UI
Rabu, 29 September 2021 - 01:49 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut Iqrak mengatakan, terdapat dua hal yang akan dicari polisi di dalam pengungkapan kasus kejahatan, termasuk pembunuhan ibu dan anak ini. Pertama motif dan kedua bukti atau petunjuk.
"Motif biasanya ditemukan dalam riwayat komunikasi, seperti sms, chat di media sosial, atau status postingan di media sosial pelaku. Untuk mengetahui motif, riwayat komunikasi itu harus ditemukan," jelasnya.
"Kedua adalah bukti atau petunjuk. Bukti bisa berupa rekaman CCTV atau yang lebih saintifik seperti jejak DNA," sambung dia.Baca juga: Sakit Hati Bakal Ditinggal, Pria di Malang Habisi Istri Sirinya Pakai Martil
Disinggung penyebab kasus pembunuhan tersebut tak kunjung terungkap, meski sudah memakan waktu cukup lama, Iqrak menegaskan bahwa pengungkapan yang masih belum tuntas dapat disebabkan karena motif belum ditemukan dan bukti atau pentunjuk masih belum jelas.
"Saya kira, sikap hati-hati kepolisian justru perlu dihargai. Tidak boleh tergesa-gesa bila bukti atau petunjuk masih belum jelas. Jangan sampai menyangka seseorang atas dasar bukti atau petunjuk yang belum jelas Publik perlu bersabar, demikian pula keluarga," tuturnya.
"Motif biasanya ditemukan dalam riwayat komunikasi, seperti sms, chat di media sosial, atau status postingan di media sosial pelaku. Untuk mengetahui motif, riwayat komunikasi itu harus ditemukan," jelasnya.
"Kedua adalah bukti atau petunjuk. Bukti bisa berupa rekaman CCTV atau yang lebih saintifik seperti jejak DNA," sambung dia.Baca juga: Sakit Hati Bakal Ditinggal, Pria di Malang Habisi Istri Sirinya Pakai Martil
Disinggung penyebab kasus pembunuhan tersebut tak kunjung terungkap, meski sudah memakan waktu cukup lama, Iqrak menegaskan bahwa pengungkapan yang masih belum tuntas dapat disebabkan karena motif belum ditemukan dan bukti atau pentunjuk masih belum jelas.
"Saya kira, sikap hati-hati kepolisian justru perlu dihargai. Tidak boleh tergesa-gesa bila bukti atau petunjuk masih belum jelas. Jangan sampai menyangka seseorang atas dasar bukti atau petunjuk yang belum jelas Publik perlu bersabar, demikian pula keluarga," tuturnya.
Lihat Juga :