Harga Anjlok, Warga Serbu Aksi Bagi-bagi Telur Ayam Gratis di Blitar
Selasa, 28 September 2021 - 14:52 WIB
loading...
A
A
A
Dalam sekejap, telur ayam gratis tersebut ludes. Untuk mendapat telur ayam gratis tersebut, warga tidak lagi mengindahkan protokol kesehatan, khususnya terkait jaga jarak dan kerumunan.
Mereka saling berebut. "Ada yang dapat tiga butir, lima butir sampai 10 butir. Jumlah warga yang datang lebih banyak dari telur yang dibagikan," kata Kasunandari sembari tertawa.
Baca juga: Tak Kunjung Dilantik, DPRD dan Wakil Wali Kota Terpilih Akhirnya Bikin Kesepakatan Ini
Sesuai data yang dihimpun SINDOnews, jumlah peternak ayam petelur di Kabupaten Blitar, sebanyak 4.431 orang dengan total populasi ternak 11 juta ekor. Dengan produksi telur rata-rata 450 ton per hari, Blitar menyumbang 20% kebutuhan telur nasional.
"Sementara harga telur saat ini tidak sesuai dengan harga pakan," terang Kasunandari. Pada hari ini harga telur Rp16 ribu/kg. Sebelumnya harga sampai menyentuh titik terendah Rp12 ribu/kg. Sementara peternak ayam baru untung jika harga telur minimal Rp19 ribu-20 ribu/kg.
Kondisi ini diperparah dengan harga jagung Rp5.000/kg, yang bagi peternak kelewat mahal. Menurut Kasunandari, setiap seribu ekor ternak, kerugian mencapai Rp160 ribu/hari. Atau setiap 10 ribu ekor ternak sebesar Rp2,5 juta/hari. "Akibatnya banyak yang gulung tikar," papar Kasunandari.
Mereka saling berebut. "Ada yang dapat tiga butir, lima butir sampai 10 butir. Jumlah warga yang datang lebih banyak dari telur yang dibagikan," kata Kasunandari sembari tertawa.
Baca juga: Tak Kunjung Dilantik, DPRD dan Wakil Wali Kota Terpilih Akhirnya Bikin Kesepakatan Ini
Sesuai data yang dihimpun SINDOnews, jumlah peternak ayam petelur di Kabupaten Blitar, sebanyak 4.431 orang dengan total populasi ternak 11 juta ekor. Dengan produksi telur rata-rata 450 ton per hari, Blitar menyumbang 20% kebutuhan telur nasional.
"Sementara harga telur saat ini tidak sesuai dengan harga pakan," terang Kasunandari. Pada hari ini harga telur Rp16 ribu/kg. Sebelumnya harga sampai menyentuh titik terendah Rp12 ribu/kg. Sementara peternak ayam baru untung jika harga telur minimal Rp19 ribu-20 ribu/kg.
Kondisi ini diperparah dengan harga jagung Rp5.000/kg, yang bagi peternak kelewat mahal. Menurut Kasunandari, setiap seribu ekor ternak, kerugian mencapai Rp160 ribu/hari. Atau setiap 10 ribu ekor ternak sebesar Rp2,5 juta/hari. "Akibatnya banyak yang gulung tikar," papar Kasunandari.
Lihat Juga :