KPAI: Fenomena Bayi Silver hanya Realita Kecil Kasus Eksploitasi Anak

Selasa, 28 September 2021 - 12:23 WIB
loading...
A A A
"Siapa yang tidak miris melihat bayi 10 bulan dicat silver, yang merupakan cat sablon dicampur minyak goreng atau minyak tanah," tandasnya.

Menurut dia, kasus bayi silver bukan peristiwa tunggal atau peristiwa yang berdiri sendiri. Perlu penelusuran panjang kepada keluarga, agar dapat memberi solusi permanen. Sebab, jika hanya sifatnya bantuan, tanpa memberi solusi sistemik untuk pegangan hidupnya ke depan, maka tinggal menunggu waktu bayi malang itu kembali dibawa ke jalanan.

Dalam survei KPAI terhadap lembaga pemerintah yang menampung mereka, rehabilitasi kerap belum tuntas sehingga berakibat mereka kembali ke jalanan. "Untuk itu perlu keberpihakan lebih agar norma, kebijakan, anggaran, SOP, agar mampu menjawab amanah para petugas lapangan. Sehingga di mana pun berada ada bayi silver, ada rujukan, standardnya sama, dan cepat dalam penanganan," tegasnya.

Dari evaluasi Kota Layak Anak, KPAI juga menemukan bahwaa pemerintah masih kurang serius menangani anak-anak yang membutuhkan perlindungan khusus, seperti yang dialami keluarga bayi silver ini. Bagi KPAI, bayi silver tersebut masuk dalam kategori anak-anak yang membutuhkan perlindungan khusus.

Untuk itu, dalam waktu dekat KPAI akan berkoordinasi dengan Kementerian/Lembaga terkait bersama dinas provinsi, untuk mendorong implementasi kebijakan yang ada, dengan harapan bayi tersebut tidak kembali ke jalanan.

"Ayuk bergerak bersama memperbaiki ini semua, agar kluster anak-anak membutuhkan perlindungan khusus tertangani sejak dini," tutupnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPAI Soroti Juri Cerdas...
KPAI Soroti Juri Cerdas Cermat 4 Pilar MPR, Ingatkan Prinsip Adil dan Nondiskriminatif
HUT ke-1, Puspadaya...
HUT ke-1, Puspadaya Ajak Masyarakat Saksikan Pemutaran Dokumentasi Jejak Langkah
KPAI Ungkap Trauma Psikologis...
KPAI Ungkap Trauma Psikologis Korban Keracunan MBG di Jakarta Timur
Rekomendasi
Tok! Komisi III DPR...
Tok! Komisi III DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Polri ke Rapat Paripurna
MAKI Temukan Potensi...
MAKI Temukan Potensi Korupsi dalam Kepemilikan SPPG, Sahroni: Kejagung Wajib Usut!
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Berita Terkini
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved