Hari ke-4 Rapid Test di Surabaya, BIN Temukan 187 Orang Reaktif
Senin, 01 Juni 2020 - 21:26 WIB
loading...
Petugas kesehatan memeriksa salah satu warga Surabaya saat mengikuti rapid test massal. FOTO/IST
A
A
A
SURABAYA - Badan Intelijen Negara (BIN) melanjutkan rangkaian rapid test masal di Surabaya, Jawa Timur. Memasuki hari ke-4, BIN menggelar rapid test COVID-19 di dua titik di Surabaya.
Rapid test massal ini digelar guna memutus rantai penyebaran COVID-19 yang merupakan arahan langsung dari Kepala BIN Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan .
Adapun dua titik rapid test massal ini berada di Taman Mundu, Jalan Tambaksari, Surabaya (depan Stadion 10 November) dan di Terminal Manukan, Jalan Manukan, Surabaya. (Baca juga: Animo Masyarakat ke Lokasi Wisata Tinggi, Kakorlantas Polri: Tetap Kami Batasi)
Head of Medical Intelligence Dr Sri Wulandari, salah satu dokter yang menangani rapid COVID-19 yang digelar BIN, mengungkapkan di lokasi pertama di Terminal Manukan, Surabaya, BIN telah melakukan test COVID-19 terhadap 555 orang. Dari jumlah itu, 54 orang hasilnya reaktif.
"Yang sudah melakukan swab test atau PCR (Polymerase Chain Reaction) test 56 orang (2 orang tambahan dari puskesmas setempat yang sudah reaktif). Mereka langsung ikut swab test berdasarkan rekomendasi dari puskesmas," tandas Dr Wulan di Terminal Manukan, Manukan, Surabaya, Senin (1/6/2020).
Sementara itu, di lokasi kedua rapid test massal di Taman Mundu atau tepat di seberang stadion Gelora 10 November, Surabaya, BIN telah melakukan test terhadap 540 orang, dengan jumlah warga yang reaktif mencapai 133 orang. Adapun yang melakukan swab test berjumlah 189 orang.
"Jumlah yang reaktif 133 orang, yang swab test atau PCR (Polymerase Chain Reaction) test 189 orang (ada tambahan 56 orang dari puskesmas). Tapi mereka tetap ikut rapid test dari awal dan diikutkan swab test karena hasilnya sudah reaktif dari puskesmas," kata Dr Wulan.
Rapid test massal ini digelar guna memutus rantai penyebaran COVID-19 yang merupakan arahan langsung dari Kepala BIN Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan .
Adapun dua titik rapid test massal ini berada di Taman Mundu, Jalan Tambaksari, Surabaya (depan Stadion 10 November) dan di Terminal Manukan, Jalan Manukan, Surabaya. (Baca juga: Animo Masyarakat ke Lokasi Wisata Tinggi, Kakorlantas Polri: Tetap Kami Batasi)
Head of Medical Intelligence Dr Sri Wulandari, salah satu dokter yang menangani rapid COVID-19 yang digelar BIN, mengungkapkan di lokasi pertama di Terminal Manukan, Surabaya, BIN telah melakukan test COVID-19 terhadap 555 orang. Dari jumlah itu, 54 orang hasilnya reaktif.
"Yang sudah melakukan swab test atau PCR (Polymerase Chain Reaction) test 56 orang (2 orang tambahan dari puskesmas setempat yang sudah reaktif). Mereka langsung ikut swab test berdasarkan rekomendasi dari puskesmas," tandas Dr Wulan di Terminal Manukan, Manukan, Surabaya, Senin (1/6/2020).
Sementara itu, di lokasi kedua rapid test massal di Taman Mundu atau tepat di seberang stadion Gelora 10 November, Surabaya, BIN telah melakukan test terhadap 540 orang, dengan jumlah warga yang reaktif mencapai 133 orang. Adapun yang melakukan swab test berjumlah 189 orang.
"Jumlah yang reaktif 133 orang, yang swab test atau PCR (Polymerase Chain Reaction) test 189 orang (ada tambahan 56 orang dari puskesmas). Tapi mereka tetap ikut rapid test dari awal dan diikutkan swab test karena hasilnya sudah reaktif dari puskesmas," kata Dr Wulan.
Lihat Juga :