Di Saat Pandemi Corona, Hantu Pocong Malah Gentayangan

Senin, 01 Juni 2020 - 20:31 WIB
loading...
Di Saat Pandemi Corona,...
Foto/Ilustrasi/OkeZone
A A A
PURBALINGGA - Di tengah pandemi Corona ini, ada saja kejadian yang semakin menambah ketakutan dan keresahan warga. Kondisi itu terjadi di Purbalingga, ketika beberapa desa di kabupaten itu dibuat geger dengan bergentayangannya hantu pocong yang meneror warga. Tak pelak, Polsek Kutasari, Polres Purbalingga, kemudian meningkatkan patroli , khususnya pada malam hari.

Kapolsek Kutasari AKP Agus Amjat Purnomo mengungkapkan, dalam minggu ini warga resah atas beredarnya isu hantu pocong gentayangan di sejumlah desa di Kecamatan Kutasari. Karena itu, pihaknya makin meningkatkan patroli malam hari hingga ke desa-desa wilayah hukum Polsek Kutasari.

"Patroli kita intensifkan untuk meredam keresahan warga akan kabar adanya pocong berkeliaran. Setiap malam kita sambangi desa-desa dan melakukan komunikasi dengan warga," kata Agus Amjat, Senin (1/6/2020). ( Baca:Seorang Petani Mengamuk, Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan )

Menurut dia, dalam patroli juga lakukan dialog dan komunikasi dengan warga yang sedang melaksanakan ronda. Tujuannya, menyerap informasi terkait isu yang beredar tentang pocong gentayangan. Selain itu, untuk memberikan pesan terkait kewaspadaan lingkungan.

Meski demikian, Agus menyatakan belum bisa memastikan kebenaran isu hantu pocong itu. “Tidak ada warga yang secara pasti mengetahui hal itu. Kebanyakan warga mengaku hanya mendapat informasi dari warga lain ataupun melihat postingan di media sosial," ujarnya.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Forkopincam Kutasari terkait merebaknya isu pocong. "Kita gandeng semua pihak untuk bisa memberi sosialisasi kepada masyarakat agar tidak mudah percaya isu yang belum bisa dipastikan kebenarannya," tandasnya.

Kapolsek mengimbau kepada warga untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dengan ronda malam. Karena, tidak menutup kemungkinan isu tersebut dimanfaatkan oleh orang untuk melakukan tindak kejahatan.

"Kami berharap dengan langkah yang sudah dilakukan bisa menghilangkan keresahan warga. Namun kita ajak warga untuk tetap waspada terhadap keamanan lingkungan dengan mengaktifkan kembali siskamling," ujarnya.
(ihs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polda Metro Jaya Siap...
Polda Metro Jaya Siap Tindak Tegas Pocong Begal yang Resahkan Warga
Program RSLH Renovasi...
Program RSLH Renovasi 25 Rumah di Purbalingga dan Banjarnegara
Masyarakat Purbalingga...
Masyarakat Purbalingga Minta Pemerintah Peduli Warisan Jenderal Soedirman
Kisah Inspiratif Perjuangan...
Kisah Inspiratif Perjuangan Petani Lada di Purbalingga Menembus Pasar Internasional
Kisah Naomi Pendaki...
Kisah Naomi Pendaki Gunung Slamet: Tersesat 2 Hari, Selamat karena Ikuti Burung
Viral! Penampakan Pocong...
Viral! Penampakan Pocong di Tanjakan Slumprit Gunungkidul, Fakta Sebenarnya Terungkap
Perangkat Desa Ramai-Ramai...
Perangkat Desa Ramai-Ramai Copot Seragam di Purbalingga
Gebrakan Baru Kodim...
Gebrakan Baru Kodim 07/02 Warnai Peringatan HUT Purbalingga ke-194
Resmi Dibuka, Ini Sederet...
Resmi Dibuka, Ini Sederet Daya Tarik Festival Gunung Slamet 2024 di Purbalingga
Rekomendasi
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved