Panen Melimpah, Sumedang Siap Jadi Pemasok Utama Beras Warga Jakarta

Senin, 27 September 2021 - 15:30 WIB
loading...
Panen Melimpah, Sumedang...
Hasil panen padi yang melimpah membuat Kabupaten Sumedang siap menjadi pemasok utama beras warga DKI Jakarta. Foto/Istimewa
A A A
SUMEDANG - Kabupaten Sumedang siap menjadi pemasok utama beras warga DKI Jakarta menyusul hasil panen padi yang melimpah.

Selain hasil panen yang melimpah, kesiapan tersebut juga didasari kerja sama yang sudah dibangun antara Kabupaten Sumedang melalui BUMD Kampung Makmur dan Pemda DKI Jakarta melalui BUMD PT Tjipinang Raya dan Food Station.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir menyatakan, melimpahnya produksi padi ini menjadikan Sumedang sebagai pemasok utama beras bagi DKI Jakarta dan daerah lainnya.

Baca juga: Malu Kepergok Berduaan di Kamar, Janda Muda di Sukabumi Gantung Diri

"Dengan melimpahnya produk pertanian ini, tentunya pasarnya pun sudah ada dimana Pemda Sumedang melalui BUMD Kampung Makmur bekerja sama dalam memasarkan produk pertanian dengan Pemda DKI Jakarta melalui BUMD PT Tjipinang Raya dan Food Station," tutur Dony, Senin (27/9/2021).

Dony mengatakan, melimpahnya hasil panen padi ini tak lepas dari upaya intensifikasi pertanian, salah satunya melalui pengembangan produksi padi dengan memanfaatkan Bio Gro di lahan pertanian di Kabupaten Sumedang.

Menurut Dony, Bio Gro telah diujicobakan untuk tanaman padi di pesawahan Pacuan Kuda Lingkungan Sindang Raja, Kelurahan Kotakaler, Kecamatan Sumedang Utara dan hasil panennya menunjukkan peningkatan produksi, bahkan mencapai dua kali lipat.

"Sumedang menjadi demplot untuk percontohan tanaman padi menggunakan Bio Gro. Hasilnya ada peningkatan, yang biasanya 4-5 ton per hektare kini bisa sampai 9 ton/hektare," ungkap Dony.

Baca juga: Edarkan 3,9 Kg Sabu, Sepasang Kekasih Dibekuk Polda Jatim

Dony sendiri sempat hadir di lokasi panen perdana padi di Demplot Sindang Raja Kelurahan Kotakaler bersama Ketua Umum Insan Tani dan Nelayan Indonesia (INTANI) yang juga Asisten Staf Khusus Wakil Presiden (Wapres) RI, Guntur Subagja Mahardika, Minggu (26/9/2021) kemarin.

Menurut Dony, Bio Gro sendiri merupakan obat organik penyubur tanah dan tanaman yang diklaim bisa meningkatkan produksi dan menghasilkan panen yang berkualitas. Ke depan, pihaknya berencana menerapkan penggunaan Bio Gro di seluruh lahan sawah di Kabupaten Sumedang.

"Demplot seperti ini pun nanti dipraktikkan di Cimalaka (dan daerah lainnya), sehingga Sumedang menjadi bagian kerja sama dengan PT Bio Gro untuk penanaman secara masif dengan pola tanam ini. Jadi produksi panen meningkat dan mudah-mudahan surplus terus dan tidak mengimpor beras lagi," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Intani (Insan Tani dan Nelayan Indonesia ), Guntur Subagja Mahardika mengatakan, dipilihnya Sumedang sebagai lokasi uji coba karena pihaknya menilai Sumedang memiliki potensi untuk membangun kemandirian pangan. "Kita berharap Sumedang menjadi salah satu motor pembangunan kemandirian pangan nasional di Jawa Barat," ucap dia.

Terlebih, kata dia, pangan menjadi konsentrasi yang sangat prioritas, terutama di saat momentum pandemi. "Kita harus bisa bagaimana swasembada (pangan) kembali lagi dan membangun ketahanan pangan dimana kualitas pertanian Sumedang terkenal dari dulu sangat bagus sekali," tuturnya.

Panen perdana di Demplot Sindang Raja Kelurahan Kotakaler juga dihadiri Ketua Komite Pemulihan Ekonomi Daerah (KPED) Ipong Witono, Ketua PMI Jawa Barat Adang Rochyana, perwakilan PT Bio Gro, Lurah Kotakaler Dadang Setiawan, dan jajaran Kelompok Tani Pacuan Kuda, Sindang Raja, Kelurahan Kotakaler.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Saksi Mata Ungkap Detik-detik...
Saksi Mata Ungkap Detik-detik Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran
Penyebab Jalan Raya...
Penyebab Jalan Raya Lenteng Agung Arah Depok Ambles, Saluran Air Keropos
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Hujan Sore hingga Malam
Masyarakat Takut Lihat...
Masyarakat Takut Lihat Informasi Hantavirus di Medsos, Legislator Jakarta: Pemerintah Harus Beri Edukasi
16 Seniman Kontemporer...
16 Seniman Kontemporer Indonesia Boyong Skena Seni Jakarta ke Jepang
Pianis Dunia Rueibin...
Pianis Dunia Rueibin Chen Akan Tampil di Jakarta, Bawakan Mahakarya Brahms
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Rekomendasi
The Rain Ajak Pengunjung...
The Rain Ajak Pengunjung PRJ 2026 Bernostalgia lewat Lagu 'Di Perantauan'
Libur Sekolah Tiba,...
Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Harus Keluar Banyak Biaya
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
Berita Terkini
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved