Cakupan Vaksinasi di Kalangan Pelajar Maros Masih Rendah
Jum'at, 24 September 2021 - 19:05 WIB
loading...
A
A
A
Dia juga menuturkan, kebanyakan orang tua enggan memberi izin, karena hoax atau berita bohong yang tersebar.
"Banyaknya juga berita hoaks yang diterima kalangan ibu-ibu mengenai vaksin, sehingga menimbulkan ketakukan terkait vaksinasi remaja," lanjutnya.
Yunus pun mengimbau kepada para orang tua untuk tidak khawatir mengenai vaksinasi anaknya. "Tidak usah khawatir. Sebab untuk remaja, vaksin yang digunakan jenis Sinovac yang efek sampingnya masih ringan," lanjutnya.
Dia pun mengajak untuk bersama-sama menebarkan berita positif mengenai vaksin. "Oleh karena itu, berita positif tentang vaksin harus terus digencarkan. Bisa dilihat juga, dari 5000 yang sudah vaksin kan tidak ada efek samping yang terjadi," tuturnya.
Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 Khusus Pelajar di Maros Target 12 Ribu Siswa SMP
"Banyaknya juga berita hoaks yang diterima kalangan ibu-ibu mengenai vaksin, sehingga menimbulkan ketakukan terkait vaksinasi remaja," lanjutnya.
Yunus pun mengimbau kepada para orang tua untuk tidak khawatir mengenai vaksinasi anaknya. "Tidak usah khawatir. Sebab untuk remaja, vaksin yang digunakan jenis Sinovac yang efek sampingnya masih ringan," lanjutnya.
Dia pun mengajak untuk bersama-sama menebarkan berita positif mengenai vaksin. "Oleh karena itu, berita positif tentang vaksin harus terus digencarkan. Bisa dilihat juga, dari 5000 yang sudah vaksin kan tidak ada efek samping yang terjadi," tuturnya.
Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 Khusus Pelajar di Maros Target 12 Ribu Siswa SMP
Lihat Juga :